Lokasi: Kuliner >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Kuliner594 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/brll0ykbr.html
Artikel Terkait
Persija Kalahkan Persik 3-1, Witan Persembahkan untuk Jakmania
KulinerWitan Sulaeman mencatatkan satu assist setelah masuk pada babak kedua dan mempersembahkan kemenangan penting bagi Persik Kediri. Pemain kelahiran Palu 25 tahun silam itu pun menyampaikan dedikasinya kepada para pendukung setia....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaLansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Kulinerdr Agus mengungkapkan kebiasaan kurang gerak pada lansia justru bisa memicu masalah serius seperti kekakuan otot dan sendi. Hal ini disampaikannya dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
KulinerPemerintah Indonesia memastikan kesiapan sistem kesehatan nasional dalam menghadapi penyakit infeksi emerging, dengan menyatakan seluruh fasilitas mulai dari rumah sakit rujukan, ketersediaan alat PCR, alat pelindung diri (APD), hingga tempat tidur isolasi dan ICU dalam kondisi cukup. Saat ini terdapat 198 rumah sakit jejaring pengampuan penyakit infeksi emerging di seluruh Indonesia, dan dari jumlah tersebut, sebanyak 21 rumah sakit sentinel telah disiapkan di 20 provinsi....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Unmul Juara Campus League Samarinda, Lolos ke The National Jakarta
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Artikel Terbaru
LG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
Megawati Bela Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026/2027
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Tautan Sahabat
- Eza Gionino Bingung Status Istri Sah Tapi Pisah Agama
- Jon Mathias Soroti Etika Krisna Murti sebagai Pengacara Ammar Zoni
- Arbani Yasiz Kesal Syuting Sendirian di Film 402 Rumah Sakit
- One Piece Chapter 1183 Hiatus, Jadwal Rilis Diundur
- Keluarga Nikita Mirzani Bantah TPPU, Minta Keadilan
- Ayu Aulia Tulis Bijak Usai Dihujat soal Hubungan Pejabat R
- Stevan Pasaribu Curhat Kesepian Lewat Lagu Lama
- Inara Rusli dan Starla Jenguk Bayi Lindi Fitriyana
- Orang Tua Paksa Target Prestasi, Les Seni Bikin Anak Stres
- Derby Romero Kenang Masa Kelam Kehilangan Sosok Ayah