Lokasi: Kesehatan >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Kesehatan4275 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bpcx2el2b.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
KesehatanKrisdayanti kembali membuktikan bahwa pesona dan kualitas vokalnya tidak tergoyahkan oleh waktu melalui lagu terbaru berjudul Breathless. Krisdayanti, yang dikenal sebagai "Grand Diva" musik Indonesia, telah menjadi ikon industri hiburan tanah air selama lebih dari tiga dekade sebagai penyanyi, aktris, dan politisi....
Baca SelengkapnyaPanduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
KesehatanFaktor pemakaian, kondisi jalan, dan beban muatan membuat tapak ban kendaraan cepat aus sehingga ban secara berkala harus dirotasi. Hal ini berlaku untuk mobil front wheel drive (FWD) maupun rear wheel drive (RWD)....
Baca SelengkapnyaToyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
KesehatanErnando menilai insentif kendaraan listrik merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat dihubungi Tribunnews....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
- Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
Artikel Terbaru
RRQ Hoshi Kalah 0-2 dari Geek Fam, Gagal ke Playoff
Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
AS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
Tautan Sahabat
- Jafar/Felisha Ikuti Jejak Ubed, Menang di Thailand Open
- Thalita Tantang Ratchanok di 16 Besar Thailand Open 2026
- Tim Voli Wahana Kuningan Incar Gelar Juara U-19
- Megawati Bikin Followers Instagram Hyundai Hillstate Melonjak
- David Franico Pimpin PERBASASI DKI, Target PON XXII
- Leo/Daniel Tumbang di Malaysia Masters 2026
- Rian/Rahmat Kalah dari Unggulan Jepang di Malaysia Masters
- Ganda Malaysia Goh/Nur Dijagokan Juara Thailand Open 2026
- Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Aprilia Makin Dominan
- Jakarta Garuda Hadapi Jalur Neraka di AVC Champions League 2026