Lokasi: Berita >>
Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS Dibuka 11 Mei 2026
Berita6923 Dilihat
RingkasanUniversitas Sebelas Maret (UNS) resmi membuka pendaftaran Seleksi Mandiri tahun ini dengan tiga jalur masuk utama, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Calon mahasiswa dapat mengakses seluruh informasi terkait tahapan, alur, hingga mekanisme pendaftaran melalui situs resmi UNS....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Seleksi-Mandiri-UNS-2026.jpg)
Universitas Sebelas Maret (UNS) resmi membuka pendaftaran Seleksi Mandiri tahun ini dengan tiga jalur masuk utama, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Calon mahasiswa dapat mengakses seluruh informasi terkait tahapan, alur, hingga mekanisme pendaftaran melalui situs resmi UNS.
Seleksi Mandiri UNS tahun ini dibagi menjadi tiga kelompok jalur masuk. Pertama adalah Jalur Reguler yang mencakup Ujian Tulis UNS serta penggunaan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional. Jalur ini menjadi salah satu opsi utama bagi calon mahasiswa yang ingin masuk UNS melalui seleksi akademik. Kedua adalah Jalur Afirmasi yang diperuntukkan bagi kelompok tertentu, seperti jalur Disabilitas, Bibit Unggul, Kemaslahatan, serta Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Jalur ini disiapkan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada calon mahasiswa dari berbagai latar belakang.
Ketiga adalah Jalur Kemitraan yang melibatkan kerja sama dengan Mitra Strategis dan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNS. Jalur ini menjadi bagian dari kolaborasi kampus dengan berbagai pihak dalam menjaring calon mahasiswa berkualitas. Melalui berbagai jalur tersebut, UNS menegaskan komitmennya untuk menghadirkan sistem penerimaan mahasiswa baru yang inklusif, adaptif, dan mampu menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bhsph6fz7.html
Artikel Terkait
Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
BeritaTujuh karoseri bus memamerkan produk terbaru mereka di pameran INAPA 2026 dan Busworld Southeast Asia yang digelar di JIExpo. Para peserta tersebut meliputi Karoseri Adiputro, New Armada, Tentrem, Laksana, Piala Mas, dan Trijaya Union....
【Berita】
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
BeritaPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
【Berita】
Baca Selengkapnya6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
BeritaStudi terbaru dalam jurnal Science yang meneliti data dari 6. 500 orang berbagai usia mengungkap kabar baik khusus untuk perempuan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Cirebon Raya Ajukan Diri Tuan Rumah Muktamar ke-35 PBNU
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
Artikel Terbaru
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Richard Lee Tetap Beraktivitas sebagai Tahanan
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Tautan Sahabat
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- IDAI: Suplemen Bukan Tameng Utama Anak Hadapi El Nino
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia