Lokasi: Otomotif >>
Kemenag Buka Beasiswa Double Degree Inggris 2026
Otomotif296 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa perluasan kerja sama ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia. "Ini mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," ungkap Ruchman. Siti Maria Ulfa, selaku Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, menambahkan bahwa program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang ingin meraih pengalaman akademik internasional dan berkontribusi pada pengembangan pendidikan di Indonesia.
Pendaftar program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk memiliki sertifikat tes ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang diterbitkan lembaga resmi. Program ini dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dan informasi lengkap mengenai beasiswa dapat diakses melalui website resmi Kemenag.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bd33pyelg.html
Artikel Terkait
Mendikdasmen Abdul Muti Menangis Teringat Film Masa Kecil
OtomotifAbdul Mu’ti menilai cerita dalam film tersebut sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Adaptasi dari film "Ya saya kira dari mulai awal sampai akhir, film itu sangat kuat dengan kehidupan masyarakat," ujar Abdul Mu’ti usai pemutaran film....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaAtur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
OtomotifJadwal buang air besar (BAB) sebenarnya bisa diubah dan dibentuk menjadi lebih teratur, menurut para ahli. Dr....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaFluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
OtomotifPada pria, gangguan perkembangan saraf ini biasanya didiagnosis sejak masa kanak-kanak, tetapi pada wanita sering kali jauh lebih terlambat atau bahkan tidak terdiagnosis sama sekali. Salah satu alasannya adalah karena wanita lebih sering mengalami gejala kurang perhatian (inattentive), yang lebih sulit dikenali dibandingkan gejala hiperaktif....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- The Scarecrow Raih Rating Tinggi Berkat Park Hae Soo-Lee Hee Joon
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Gideon Tengker Minta Nagita dan Caca Hubungi Dirinya
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
Artikel Terbaru
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Tautan Sahabat
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar