Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan47 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/b60o9cutp.html
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Ternate 18 Mei 2026: Hujan Ringan
PendidikanHujan ringan mengguyur wilayah Kota dengan intensitas kurang dari 2,5 mm per jam, berupa tetesan air kecil dan jarang sehingga tidak terlalu deras. Suhu udara pada kondisi ini diperkirakan berada di kisaran 25 hingga 28 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 80 hingga 91 persen....
Baca SelengkapnyaDikpolnas 2026 Sorot Tantangan Politik dan Kepemimpinan
PendidikanPartai Demokrat menutup rangkaian Pendidikan Politik Nasional (Dikpolnas) 2026 di Museum dan Galeri SBY-Ani, Pacitan, Jawa Timur, pada Rabu (20/5/2026) petang. Acara tersebut berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh 157 peserta dari 38 DPD....
Baca SelengkapnyaIndonesia Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Geopolitik Energi
PendidikanMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan ketidakpastian global akibat tantangan geopolitik, geoekonomi, dan ketegangan politik dunia melahirkan situasi yang sulit diprediksi. Menurut Bahlil, hampir semua negara saat ini melihat arah situasi global semakin tidak jelas, namun Indonesia mampu bertahan yang tecermin dari pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga pada kuartal pertama....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Aktivis Sulsel Ditangkap Israel, Buang Ponsel ke Laut
- Djaja Suparman Divonis 4 Tahun Penjara di Pengadilan Militer
- Polda Metro Kerahkan 14.237 Personel Kawal Aksi Harkitnas
- Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Terima SGD 213 Ribu
- Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
- BPK Diabaikan, Romli Pertanyakan Jaksa dan Hakim Hitung Kerugian Negara
Artikel Terbaru
Febby Carol Ungkap Kondisi Lindi Usai Operasi Sesar
TAUD Curiga Kasus Andrie Yunus Dihentikan di Puspom TNI
Perry Warjiyo Disarankan Mundur Buntut Rupiah Melemah
20 Link Twibbon Kenaikan Yesus Kristus 2026, Cara Unggah
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
Jaksa Agung: Pemenang Lelang Barang Rampasan Dilindungi Hukum
Tautan Sahabat
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Wamenkes Bantah Hoaks, Tegaskan Imunisasi Tidak Haram
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola