Lokasi: Travel >>
Verifikasi Rapor SPMB Jatim 2026 Dibuka Hari Ini
Travel65 Dilihat
RingkasanProgram Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk lulusan SMP/MTs sederajat yang ingin melanjutkan ke SMA dan SMK negeri di Jawa Timur tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai dengan tahap verifikasi nilai rapor oleh calon murid baru pada 18 Mei 2026. Verifikasi nilai rapor ini berlangsung hingga 21 Mei 2026 melalui laman resmi, di mana nilai rapor semester 1 hingga semester 5 menjadi dasar seleksi pada beberapa jalur penerimaan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tata-Cara-Verifikasi-Rapor-SPMB-Jatim-2026.jpg)
Program Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk lulusan SMP/MTs sederajat yang ingin melanjutkan ke SMA dan SMK negeri di Jawa Timur tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai dengan tahap verifikasi nilai rapor oleh calon murid baru pada 18 Mei 2026. Verifikasi nilai rapor ini berlangsung hingga 21 Mei 2026 melalui laman resmi, di mana nilai rapor semester 1 hingga semester 5 menjadi dasar seleksi pada beberapa jalur penerimaan.
Pendaftaran dibagi dalam empat tahap utama secara daring. Tahap pertama untuk Jalur Domisili SMA/SMK dibuka pada 11-12 Juni 2026. Tahap kedua diperuntukkan bagi Jalur Afirmasi, Jalur Mutasi Orang Tua/Wali, dan Jalur Prestasi Hasil Lomba SMA/SMK pada 17-18 Juni 2026. Tahap ketiga khusus Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA pada 24-25 Juni 2026, sedangkan Tahap keempat untuk Jalur Nilai Prestasi Akademik SMK pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi. Verifikasi rapor menjadi perhatian penting bagi calon peserta didik karena kesalahan data nilai dapat memengaruhi proses seleksi nantinya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/as2ojkizz.html
Artikel Terkait
Leo/Daniel Juara Thailand Open, Pelatih Peringatkan Konsistensi
TravelChafidz bersyukur seluruh proses pertandingan berjalan lancar tanpa kendala cedera fisik pada Senin (18/5/2026). Menurutnya, aspek nonteknis menjadi faktor penentu utama dalam kebangkitan performa Leo/Daniel....
【Travel】
Baca SelengkapnyaDeky Jonatan Diduga Minta Puluhan Juta untuk Sertijab dan Tahun Baru
TravelAKP Deky Jonatan Sasiang telah menjalani penempatan khusus (Pansus) sejak 25 April lalu karena diduga terlibat jaringan sindikat narkoba di Kabupaten, sehingga ancaman sanksi tertinggi yang bakal diterima berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). "Pelanggarannya maksimal nanti tuntutannya adalah PTDH....
【Travel】
Baca SelengkapnyaUMKM Ekraf Bali Bisa Pakai Sertifikat HKI untuk Pinjam KUR
TravelSebanyak 1. 000 pelaku UMKM Ekraf resmi melakukan akad massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam rangkaian acara Bursa Wirausaha Unggulan Provinsi Bali di Universitas Udayana, Rabu (13/5/2026)....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
- Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Peredaran Etomidate
- Manusia Silver Todong Pisau di Bali, Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi
- Mahasiswi Makassar Disekap Pria Kenalan dari Medsos
- Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
- BMKG: Waspada Hujan Petir Guyur Pekanbaru 14 Mei 2026
Artikel Terbaru
Gol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM
Mahasiswi Makassar Disekap Pria Kenalan dari Medsos
Sultanah Hadie, Wakil Ketua DPRD Morowali Pendobrak Stigma
Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Narkotika Etomidate
Ketum NOC Temui Menkeu Bahas Anggaran Atlet
Kasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
Tautan Sahabat
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar