Lokasi: Teknologi >>
Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026
Teknologi2 Dilihat
RingkasanProgram Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kemenag-Buka-Beasiswa-Program-Doktor-Kajian-Keagamaan-2026.jpg)
Program Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.
Ruchman, selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan peneliti dan akademisi yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu strategis global. Pendekatan interdisipliner mendorong peserta menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan dunia seperti perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan. "Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif," ungkap Ruchman.
ICRS merupakan kolaborasi tiga perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Peserta yang lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit dapat memilih program studi seperti Kajian Agama dan Lintas Agama, Studi Perdamaian dan Konflik, serta Pembangunan Berkelanjutan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/apj8obszb.html
Artikel Terkait
RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
TeknologiIndonesia melontarkan kritik tajam terhadap sistem multilateral global yang dinilai lumpuh dan tidak lagi efektif karena negara-negara berpengaruh justru melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Kritik keras ini disampaikan Staf Khusus Menteri Luar Negeri RI untuk Penguatan Kebijakan Isu Multilateral, Tri Tharyat, dalam forum Pertemuan Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi, India, pada Jumat (15/5/2026)....
Baca SelengkapnyaRupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
TeknologiRupiah melemah hingga menyentuh level Rp17. 527 per dolar AS pada perdagangan Kamis (14/5/2026) siang....
Baca SelengkapnyaJasa Marga Berlakukan Contraflow Tol Japek Saat Libur Panjang
TeknologiKepadatan lalu lintas mulai terjadi sejak pagi pada Kamis (14/5/2026), khususnya di Ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) yang menjadi jalur utama masyarakat untuk bepergian. Untuk mengurai kepadatan kendaraan, PT Jasamarga Transjawa Tol mendukung diskresi Kepolisian dengan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dari KM 55 hingga KM 65 arah Cikampek di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek mulai pukul 08....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jepang Bentuk Kelompok Kerja Khusus Kerjasama Pertahanan dengan RI
- Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
- Kaesang-Akbar Himawan Hadiri Malam Dukung Bryan Ketum HIPMI
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
- Oleksandr Usyk dan Rico Verhoeven Rebut Status Raja Nil
- SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta Perkuat Daya Saing RI
Artikel Terbaru
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Promo Indomaret, Alfamart, Superindo 19 Mei: Popok Rp27.900
Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi
Pelemahan Rupiah Dongkrak Ekspor Tambang dan Perkebunan
Borneo FC Tertahan 0-0 vs Persijap, Asa Juara Meredup
PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
Tautan Sahabat
- WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental Ukraina Akibat Perang
- Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
- Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- Mojtaba Khamenei Luka Gores Telinga, Bantah Rumor Kaki Palsu
- Japan is Back Kumpulkan 340 Pendukung Sanae Takaichi
- Tersangka Penembakan Trump Mengaku Tidak Bersalah
- Kebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
- Skandal Rekaman Ilegal TEPCO 11 Tahun di Pengadilan Jepang
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global