Lokasi: Bisnis >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Bisnis3 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/anitdv86k.html
Artikel Terkait
Alvaro Arbeloa Dinilai Toksik untuk Real Madrid
BisnisKetegangan di ruang ganti Real Madrid semakin memanas setelah laporan konflik antara pemain dan pelatih Raul Arbeloa terungkap ke publik. Arbeloa secara terang-terangan mengatakan kepada Fran Garcia bahwa pemain tersebut tidak akan mendapatkan menit bermain di bawah kepemimpinannya....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaIntelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
BisnisLaporan intelijen terbaru bertolak belakang dengan klaim pemerintahan AS dan Presiden Donald Trump yang sebelumnya menyatakan kekuatan militer Teheran telah "dihancurkan. " Penilaian tersebut dilakukan awal bulan ini menggunakan citra satelit dan sistem pemantauan canggih, yang mengungkapkan bahwa Teheran telah memulihkan akses operasional ke 30 dari 33 lokasi rudal yang menghadap Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar seperlima konsumsi minyak dunia setiap hari....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaRI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
BisnisIndonesia melontarkan kritik tajam terhadap sistem multilateral global yang dinilai lumpuh dan tidak lagi efektif karena negara-negara berpengaruh justru melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Kritik keras ini disampaikan Staf Khusus Menteri Luar Negeri RI untuk Penguatan Kebijakan Isu Multilateral, Tri Tharyat, dalam forum Pertemuan Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi, India, pada Jumat (15/5/2026)....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Bagnaia Gagal, Martin Bawa Aprilia Cetak Sejarah MotoGP Prancis
- Menlu Singapura Dukung Indonesia Hadapi Krisis Energi
- Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
- PM Greenland Tegaskan Wilayahnya Tak Akan Dijual ke AS
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- 5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Gunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
Mesir Perkuat Pertahanan Udara Arab Saudi, UEA, Kuwait
Menlu Singapura Dukung RI Hadapi Krisis Energi
Kode Redeem FC Mobile 13 Mei 2026: 1.000 Gems & 5 Juta
Pemalsuan Tes DNA Saga, Pengacara Desak Investigasi Independen
Tautan Sahabat
- DPR Semprot Gubernur BI soal Pernyataan Rupiah Stabil
- Revisi UU Pemilu 2029 Tak Bisa Ditunda Lagi
- WNI Relawan Gaza Ditangkap Israel, TB Hasanuddin Desak Diplomasi
- Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Geothermal Indonesia
- MUI dan Muhammadiyah Kecam Penangkapan Aktivis Israel
- MC LCC Kalbar Minta Maaf Usai Ucap 'Mungkin Perasaan Adik-Adik'
- Praperadilan Air Keras Andrie Yunus Uji Negara Cegah Impunitas
- KPK Periksa Eks Dirjen PHU Hilman Latief soal Korupsi Haji
- Ibrahim Arief Dituntut 15 Tahun, Vonis Chromebook Dibacakan
- Kejagung Periksa Askolani soal Korupsi Ekspor Sawit