Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Bisnis73 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ajm5fbdkk.html
Sebelumnya: RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
Berikutnya: Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
Artikel Terkait
Pesepakbola Muda Indonesia Dibina ala Barcelona, Mimpi ke Eropa
BisnisWOSPAC resmi hadir di Indonesia melalui kolaborasi strategis yang bertujuan memberikan pendampingan bagi calon atlet muda guna memaksimalkan potensi mereka, baik di dalam maupun luar lapangan, dengan mengusung tema “Jembatan Mengantar Mereka Jadi Hebat”. Menurut Benhard, pendekatan pembinaan di WOSPAC tidak hanya berfokus pada aspek teknik sepak bola, tetapi juga pendidikan akademik dan pembentukan karakter pemain....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaUMKM Ekraf Bali Bisa Pakai Sertifikat HKI untuk Pinjam KUR
BisnisSebanyak 1. 000 pelaku UMKM Ekraf resmi melakukan akad massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam rangkaian acara Bursa Wirausaha Unggulan Provinsi Bali di Universitas Udayana, Rabu (13/5/2026)....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaQRIS Digital Andalan UMKM, Transaksi Wisata Makin Praktis
BisnisDiana, wisatawan asal Purworejo, bersama beberapa pengunjung lain sibuk melihat dan mengamati ribuan pohon anggrek beraneka warna yang tersusun rapi di Kebun Anggrek Zilquin. Sesekali dia mengambil foto, terkesima dengan keindahan bunga tersebut....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rexy Mainaky Target All Malaysian Finals Malaysia Masters 2026
- Warung Bakso Klaten Tarik Biaya AC Rp3.000 per Orang
- Kiai Ponorogo Tersangka, Dicabuli 11 Santri Laki
- Daun Jambu Mete Disulap Jadi Kain Jutaan Rupiah, Diburu Turis
- 41 Jenis Hantavirus, Virus Andes di Kapal Pesiar dan Indonesia
- Prakiraan BMKG: Hujan Guyur 10 Distrik di Sorong Hari Ini
Artikel Terbaru
Bhayangkara Presisi Lolos Final AVC Champions 2026
Polda Jateng Benarkan Pelaku Komentar Rasis Anak Perwira
Cuaca Malang dan Batu Besok, Hujan Siang-Malam
Sultanah Hadie, Wakil Ketua DPRD Morowali Pendobrak Stigma
Al Nassr vs Al Hilal: Taruhan Gelar Cristiano Ronaldo
Tejo Akui Dibohongi Kiai Cabul Ashari, Sesali Pertolongannya
Tautan Sahabat
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa
- Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
- KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Keuangan Wajib Transparan
- Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
- Promo Alfamart, Indomaret, Superindo 13 Mei: Minyak Fortune Rp42.800
- Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir
- Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
- Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
- Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi