Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Kesehatan31614 Dilihat
RingkasanPendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-BANDUNG-34534534.jpg)
Pendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmiSPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan.
Orang tua dan calon peserta didik diimbau memperhatikan tahapan pendataan, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan. Mengutip laman resmi SPMB Kota Bandung 2026, berikut informasi selengkapnya mengenai alur dan jadwal penerimaan.
Setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memastikan proses ini berjalan transparan dan akuntabel demi pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/afabkucgd.html
Artikel Terkait
Luis de la Fuente: Tokoh Sentral Spanyol di Piala Dunia 2026
KesehatanSpanyol kembali menunjukkan tajinya sejak dilatih Luis de la Fuente setelah berhasil memenangkan trofi mayor di Euro 2012. Nama Luis de la Fuente sebenarnya tidak setenar Luis Enrique, Vicente Del Bosque, ataupun Luis Aragones....
Baca SelengkapnyaMenlu RI Serukan Reformasi Sistem Global di Forum BRICS
KesehatanIndonesia menyampaikan apresiasi kepada India atas penyelenggaraan forum BRICS di Bharat Mandapam, New Delhi pada 14-15 Mei 2026. Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa dunia saat ini berada di garis kritis yang membutuhkan reformasi sistem global....
Baca Selengkapnya131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
KesehatanDirektur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan keprihatinan mendalam terhadap skala dan kecepatan epidemi Ebola di Republik Demokratik Kongo. "Saya sangat prihatin dengan skala dan kecepatan epidemi ini," kata Ghebreyesus kepada peserta Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa pada Selasa, sambil menyoroti jumlah kasus yang dilaporkan di wilayah perkotaan dan di kalangan tenaga kesehatan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
PM Greenland Tegaskan Wilayahnya Tak Akan Dijual ke AS
Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
Pemalsuan Tes DNA Saga, Pengacara Desak Investigasi Independen
Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026
Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
Tautan Sahabat
- Empat Orang Mengaku Penyidik dan Pengacara Datangi Rumah Korban
- Polisi Ekshumasi Jenazah Bocah Korban Ibu Tiri di Siak
- Kiai Ponorogo Tersangka, Dicabuli 11 Santri Laki
- Pendaftaran Calon Ketum PAN Dibuka Jelang Kongres Banten
- Supardiono Siap Kurban Sapi 1,5 Ton untuk Prabowo
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026, Hujan Malam
- Puluhan Ibu Rumah Tangga di Yogya Ikuti Pelatihan Kuliner Digital
- Sertu MB Pelaku Pencabulan Bocah SD Akhirnya Tertangkap
- Kecelakaan Lalu Lintas Picu Konflik Wamena, Warga Mengungsi
- Yohanes 3 Kali Peralat Anggota Ambil Paket Narkoba