Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup892 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/aehsgl5lu.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Gaya HidupKeisya Levronka kembali memikat hati pencinta musik tanah air melalui lagu terbarunya berjudul "Pelarian" yang dirilis pada 13 Mei 2026. Penyanyi dan aktris asal Malang, Jawa Timur ini mengangkat tema emosional tentang seseorang yang hanya dijadikan tempat singgah setelah pasangannya patah hati dari orang lain....
Baca SelengkapnyaJahitan Tas Vita Angkat Martabat Perempuan Disabilitas Sukoharjo
Gaya HidupDua perempuan tangguh, Ratna (48) dan Nela (35), telaten menyatukan lembar demi lembar kain di Vita Merchandise, sebuah rumah produksi di Kota Bandung yang memberdayakan penyandang disabilitas. Ratna mengaku kesulitan mendapatkan pekerjaan layak di usianya yang hampir kepala lima, namun sang owner memberikan target sesuai kemampuannya....
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Papua Barat: Pegunungan Arfak Hujan Ringan
Gaya HidupBMKG memprediksi sejumlah wilayah di Papua Barat seperti Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, hingga Fakfak didominasi cuaca berawan dan hujan ringan pada beberapa waktu dalam sehari. Kondisi ini perlu menjadi perhatian masyarakat yang akan melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama pengguna transportasi darat dan laut....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kiandra Ramadhipa Peringkat 3 Klasemen Red Bull Rookies Cup
- Kiai Ponorogo Tersangka, Dicabuli 11 Santri Laki
- BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 7 Wilayah Bangka Belitung Besok
- Cuaca Malang dan Batu Hari Ini Cerah Berawan hingga Hujan
- Herdman Ubah Status Underdog Timnas Jadi Peluang
- Anak Perwira Polisi Pembuat Lomba Rasis Rp100 Ribu
Artikel Terbaru
Instagram Rombak Tampilan Aplikasi iPad Mirip iPhone
Awal Mula Kasus Pencabulan Santri Ponorogo Terbongkar
Sekuriti Cabuli ART di Rumah Bupati Konsel Saat Jaga
Pendaftaran Calon Ketum PAN Dimulai Jelang Kongres Banten
Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
Pertumbuhan Sekolah Tak Seimbang dengan Kualitas Berpikir
Tautan Sahabat
- ASDP Rayakan HUT Ke-53, Kinerja Tumbuh Berkelanjutan
- Argi Gumilar Bangkit dari Pandemi Berkat KUR BRI
- Dirut Bulog Tegur Pimpinan DKI-Banten soal Minyakita Langka
- Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
- IHSG Menguat ke 6.167, LQ45 dan KOMPAS100 Hijau
- Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
- IHSG Kembali Merosot, Tinggalkan Level 6.300
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- Hilirisasi Tembaga Kurangi Impor Selongsong Bahan Baku
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak