Lokasi: Pendidikan >>
Pendaftaran SPMB SD SMP Palembang 2026 Dibuka
Pendidikan269 Dilihat
RingkasanSPMB Kota Palembang 2026 resmi dibuka untuk calon peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan melanjutkan pendidikan pada tahun ajaran 2026/2027. Program ini dilaksanakan dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi agar seluruh calon murid memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-SD-dan-SMP-Kota-Palembang-2026.jpg)
SPMB Kota Palembang 2026 resmi dibuka untuk calon peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan melanjutkan pendidikan pada tahun ajaran 2026/2027. Program ini dilaksanakan dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi agar seluruh calon murid memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan. Terdapat empat jalur penerimaan yang dapat dipilih sesuai kondisi dan latar belakang calon murid, yakni Jalur Domisili, Jalur Afirmasi, Jalur Mutasi, dan Jalur Prestasi.
Tahapan pendaftaran SPMB Kota Palembang 2026 kini telah dimulai dengan pembukaan Jalur Afirmasi untuk SD dan SMP pada 18 hingga 22 Mei 2026. Jalur ini diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi SPMB Kota Palembang. Sementara itu, pendaftaran Jalur Domisili, Mutasi, dan Prestasi dijadwalkan dibuka mulai 8 Juni 2026.
Selain memahami jadwal dan jalur pendaftaran, orang tua dan calon murid juga perlu mengetahui syarat usia, dokumen administrasi, hingga tata cara pendaftaran agar proses seleksi berjalan lancar dan tidak mengalami kendala saat verifikasi data. Jalur Domisili diperuntukkan bagi calon murid yang berdomisili di wilayah penerimaan murid baru yang telah ditetapkan Dinas Pendidikan Kota Palembang. Seleksi dilakukan berdasarkan kedekatan tempat tinggal dengan sekolah tujuan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/act6shcoy.html
Artikel Terkait
Raffi Ahmad Biayai Pertemuan Ressa dan Aisha di Singapura
PendidikanPenyanyi Denada akhirnya mengakui Ressa sebagai anak kandungnya setelah pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur itu menggugatnya. Sejak berusia kurang dari 10 hari, Ressa kabarnya telah diasuh oleh Dino Rossano dan istrinya, Ratih Puspita Dewi, yang merupakan om dan tante Denada....
Baca SelengkapnyaPrabowo Minta Bea Cukai Dibersihkan, Ganti Dirjen
PendidikanPresiden Prabowo Subianto memerintahkan pembenahan total Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). “Saya ingatkan kembali, untuk kesekian kali bea cukai kita harus diperbaiki,” kata Presiden....
Baca SelengkapnyaPanen Raya Jagung 21,1 Hektare di Kalbar Dukung Ketahanan Pangan
PendidikanPolri melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalbar menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di lahan Dusun Panda, Desa Lembang, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang pada Sabtu (16/5/2026). Kegiatan panen raya ini merupakan bentuk dukungan Kepolisian dalam mewujudkan visi besar pemerintah pada Asta Cita, khususnya penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
- Dolar Menguat, Harga Suku Cadang Otomotif Naik 20 Persen
- Rebalancing MSCI Dinilai Dorong Penguatan Pasar Modal
- Rosan Beber Alasan WNA Australia Pimpin BUMN Ekspor
- Sindikat Pita Cukai Ilegal Jateng Dibongkar, 19 Ditangkap
- Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
Artikel Terbaru
D'MASIV Resmi Indie, Tinggalkan Label Musik Demi Mimpi
IHSG Ambruk 3,08 Persen ke 6.396, Ini Pemicunya
Pemulung Sampah Sukses Suplai Dapur MBG
Lesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
Tautan Sahabat
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan