Lokasi: Bisnis >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Bisnis4 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ac80iyals.html
Artikel Terkait
Gagal di Thailand Open, Ginting Tersingkir, 6 Wakl Lolos
BisnisShi Yu Qi, unggulan pertama sekaligus pemegang takhta peringkat satu dunia, mendominasi penuh pertandingan dan mendikte tempo permainan. Anthony Sinisuka Ginting tak mampu berbuat banyak dan harus menyerah melalui kekalahan dua gim langsung....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaVideo Menkeu Tawarkan Bantuan Modal, Kemenkeu Sebut Hoaks
BisnisVideo yang mencatut wajah dan suara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa beredar luas di media sosial, seolah-olah ia mengajak masyarakat menghubunginya untuk mendaftarkan data diri demi mendapatkan bantuan modal usaha. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menepis video tersebut dan menegaskan bahwa unggahan itu adalah hasil manipulasi AI....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPurbaya Bela Prabowo Soal Tuduhan Tak Paham Rupiah
BisnisPurbaya meminta masyarakat menyaksikan video atau pernyataan Presiden secara utuh sesuai dengan tempat dan segmentasi audiensnya. Menurutnya, penjelasan mengenai kondisi nilai tukar di wilayah perdesaan memiliki pendekatan komunikasi yang berbeda dengan wilayah perkotaan....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kode Redeem FF 10 Mei 2026, Klaim Bundle & Emote Eksklusif
- Cuti Bersama Idul Adha 2026 Tentukan oleh SKB 3 Menteri
- MTI Minta Penutupan Pelintasan Sebidang Bertahap dan Terukur
- KSPSI Minta Pemerintah Tekan Impor Demi Rupiah Stabil
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Puluhan Karyawan Dukung Michael Wisnu di Sidang Terra Drone
Artikel Terbaru
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
Prabowo Hadiri Paripurna DPR, Satukan Pandangan Ekonomi
PDIP Minta Gibran Berkantor di IKN Agar Tak Mangkrak
Sidang Isbat Idul Adha 2026: Ini Jadwal Kemenag
Jorge Martin Buru Gelar Juara MotoGP 2026, Bagnaia Ingat 2024
22 Universitas Swasta Terbaik Surabaya Versi EduRank 2026
Tautan Sahabat
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh