Lokasi: Kesehatan >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Kesehatan32 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/aamjxtpdg.html
Artikel Terkait
Pedro Acosta P1, Murid Rossi P2 di Grid MotoGP Catalunya
KesehatanPedro Acosta sukses merebut pole position sekaligus membuka peluang meraih kemenangan sprint keduanya di kelas utama MotoGP, setelah yang pertama di Buriram. Rider pabrikan KTM itu melanjutkan performa impresif yang sudah ia tunjukkan sejak Jumat dan mencatat waktu terbaik pada Q2....
Baca SelengkapnyaMajelis Etik Pertanyakan Lolosnya Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
KesehatanJimly Asshiddiqie mempertanyakan proses seleksi Komisioner Ombudsman yang meloloskan Hery meskipun memiliki banyak kasus hukum. "Itu kan masalahnya menurut keterangan itu kan (Hery) sudah banyak kasusnya, tapi kenapa kok lolos gitu lho? Kan aneh gitu," ujar Jimly saat dihubungi pada Selasa (19/5/2026)....
Baca SelengkapnyaNilai Matematika TKA SMA 36,10, Pembelajaran Perlu Dibbenahi
KesehatanKetua Umum Organisasi Pendidikan Guru Matematika Nusantara (OPGMN), Moch. Fatkoer Rohman, menegaskan hasil TKA harus dipahami sebagai refleksi pembelajaran....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Israel Bangun Markas IDF di Bekas Kantor PBB Yerusalem
- KPK Geledah Rumah Pengusaha Citra Margaretha Terkait Sugiri
- PBNU Diminta Rangkul Semua Kader Potensial Jelang Muktamar
- Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Papua Tengah 15 Mei 2026
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- PDIP Sebut Jokowi Berkeliling Indonesia Ancam Prabowo
Artikel Terbaru
Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
Peringatan Hari Buku Nasional: Sejarah dan Ucapan Singkat
Pemerintah Diminta Tata Ulang Aturan Kadar Nikotin-Tar
BPK Tegaskan Kewenangan Hitung Kerugian Negara
Klasemen MotoGP 2026: Diggia Teror Martin Usai Kecelakaan Marquez
Demokrat Terima Delegasi PAP, Bahas Peran Politik Wanita
Tautan Sahabat
- Rian/Rahmat Tersingkir di Malaysia Masters 2026
- Bhayangkara Presisi Lolos Final AVC Champions 2026
- Kompetisi Football City Battle Resmi Digelar Antar-Kota
- Megawati Disenggol Wilson, Hillstate Gebrak Liga Voli Korea
- EVOS Kalah 0-2 dari NAVI di MPL ID S17
- Klasemen MotoGP 2026: Diggia Teror Martin Usai Kecelakaan Marquez
- Jojo Tenang ke Semifinal, Ubed Singkirkan Lakshya Sen
- Leo/Daniel Comeback, Sabar/Reza Mundur di Thailand Open 2026
- Pelatih Ungkap Alasan Leo/Daniel Kembali Berpasangan
- Jakarta Garuda Hadapi Jalur Neraka di AVC Champions League 2026