Lokasi: Berita >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Berita1832 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/aa4fsoa7d.html
Sebelumnya: Prakiraan Cuaca Depok Besok: Pagi dan Malam Cerah
Berikutnya: Pesta Juara Al Nassr Tertunda, Ronaldo Hengkang
Artikel Terkait
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
BeritaBYD Motor Indonesia tengah merampungkan tahap akhir pembangunan fasilitas produksi kendaraan listrik yang diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 150. 000 unit per tahun....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
BeritaPemerintah menyiagakan puluhan rumah sakit rujukan dan memperketat pengawasan di pintu masuk negara untuk mendeteksi dini masuknya varian virus berbahaya. Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, mengungkapkan pemerintah telah membangun sistem deteksi yang tersebar di berbagai wilayah strategis sebagai bagian dari sistem ketahanan kesehatan nasional yang dikembangkan sejak beberapa tahun terakhir....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMenkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
BeritaPrevalensi obesitas di Indonesia meningkat signifikan berdasarkan Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Sekitar 1 dari 4 orang dewasa atau 23,4 persen kini hidup dengan obesitas, naik dibanding tahun 2018 yang tercatat sebesar 21,3 persen....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Neymar Cedera Lagi Usai Dua Hari Dipanggil Timnas Brasil
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei: Siang Cerah, Malam Hujan
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Artikel Terbaru
Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
Pendaftaran Calon Ketum PAN Dibuka Jelang Kongres Banten
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Tautan Sahabat
- Usyk Siapkan Strategi Khusus Hadapi Gaya Kickboxer Verhoeven
- China Kuasai Semifinal Malaysia Masters Usai Kalahkan Chen/Toh
- Gaji Megawati Rp1,7 M Lebih Tinggi dari Jordan Wilson
- Eks Pemain Bhayangkara Presisi Proliga 2025 Main di Korea
- RRQ Hoshi Kalah 0-2 dari Geek Fam, Gagal ke Playoff
- 16 Pemain Termasuk Rivan dan Nizar Dipanggil Pelatnas Voli
- Jafar/Felisha Ikuti Jejak Ubed, Menang di Thailand Open
- Fabio Quartararo Utang Maaf ke Yamaha, MotoGP 2026
- Vanja Bukilic Kembali ke Red Sparks Liga Voli Korea
- Hyundai Hillstate, Tim Baru Megawati dengan Prestasi Mentereng