Lokasi: Bisnis >>
Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
Bisnis835 Dilihat
RingkasanPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/a0hh2zdn3.html
Artikel Terkait
Richard Lee Tetap Beraktivitas sebagai Tahanan
BisnisSamira Farahnaz alias Dokter Detektif (Doktif) melaporkan kasus perseteruan dengan Richard Lee yang memanas akibat konten ulasan produk kecantikan. Richard Lee melaporkan balik Doktif atas pencemaran nama baik karena merasa produknya disudutkan secara tidak adil....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPolisi Ekshumasi Jenazah Bocah Korban Ibu Tiri di Siak
BisnisFA ditemukan tergeletak di rumahnya pada Kamis (7/5/2026) dan sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Pihak keluarga meminta proses ekshumasi atau pembongkaran makam karena kematian FA dianggap tidak wajar....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaSMAN 1 Sambas Juara Cerdas Cermat 4 Pilar MPR
BisnisKepala SMAN 1 Sambas Syafaruddin tidak memberikan target khusus kepada para siswa untuk menjadi juara. Ia hanya meminta peserta tampil maksimal tanpa terbebani harus meraih posisi pertama....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
- Vasko Ruseimy Alami Luka Kecelakaan di Solok Selatan
- Dendam Pemicu, Pelaku Pembakar Mobil Kades Hoho Ditangkap
- Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik Hari Ini
- Happy Asmara dan Pikachu Rilis Video Kopi Dangdut
- Pendaftaran Calon Ketum PAN Dimulai Jelang Kongres Banten
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Plh Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Dirawat di RS
Andi Gani Tinjau Museum Marsinah Jelang Peresmian Prabowo
Prakiraan Cuaca Ternate 18 Mei 2026: Hujan Ringan
Indri Wahyuni Juri LCC MPR Soroti Artikulasi, Harta Rp4 M
Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar Kamis Hujan Ringan
Tautan Sahabat
- Tiga Negara Uni Eropa Desak Sanksi untuk Menteri Israel
- Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Rusia, Tembus 800 Km
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
- Bea Cukai Buka 8 Poin Soal Pemeriksaan Kartu Pokemon
- Kevin Warsh Calon Ketua Bank Sentral AS
- Prabowo Wajibkan Ekspor Hanya Lewat BUMN
- Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
- Meta Gunakan AI Lacak Umur Pengguna, Akun Terancam Blokir
- Israel Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
- Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur