Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Berita434 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9rnf9bcnc.html
Artikel Terkait
Siti Badriah Comeback, 'Bikin Candu' Jadi Anthem Dangdut 2026
BeritaSiti Badriah atau yang akrab disapa Sibad resmi merilis single terbaru sebagai penanda comeback-nya ke industri musik setelah vakum usai melahirkan anak kedua. Penyanyi dangdut kelahiran Bekasi itu mengaku lagu barunya mengusung tema kerinduan mendalam kepada pasangan yang menghilang tanpa kabar hingga membuat hati gelisah....
【Berita】
Baca Selengkapnya131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
BeritaDirektur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan keprihatinan mendalam terhadap skala dan kecepatan epidemi Ebola di Republik Demokratik Kongo. "Saya sangat prihatin dengan skala dan kecepatan epidemi ini," kata Ghebreyesus kepada peserta Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa pada Selasa, sambil menyoroti jumlah kasus yang dilaporkan di wilayah perkotaan dan di kalangan tenaga kesehatan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPipa Gas Raksasa China-Rusia Power of Siberia 2 Dibahas
BeritaPresiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin menggelar pertemuan puncak yang membahas sejumlah isu strategis, termasuk proyek pipa gas raksasa yang direncanakan mengangkut gas alam Rusia dari Siberia Arktik ke China melalui Mongolia. Meskipun kedua pemimpin menegaskan kembali komitmen untuk memperdalam hubungan ekonomi dan strategis, pertemuan itu berakhir tanpa kesepakatan pembangunan final untuk jalur pipa tersebut....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Petahana Ketum PBNU dan Kiai Imjaz Bertemu di PMKNU Cirebon
- Idul Adha Gaza Nestapa, Ternak Habis Harga Kurban Melonjak
- Gencatan Senjata Diperpanjang, Israel dan Hezbollah Saling Serang
- AS Kurangi Jumlah Pasukan di Eropa
- Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
- Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
Artikel Terbaru
Pep Guardiola Sindir Arsenal Usai Man City Juara Piala FA
Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
Inggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon
Trump Tunda Serangan Iran atas Permintaan Negara Teluk
OPM Klaim Bunuh 8 Aparat, TNI Bantah Korban Warga Sipil
Heru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
Tautan Sahabat
- Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
- Promo Indomaret Alfamart 21 Mei: Beras 5Kg Rp67.500
- Bank Indonesia Dinilai Kehilangan Trust Akibat Rupiah dan IHSG Anjlok
- Waspada Penipuan Digital Berbasis AI Kian Marak
- Telkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025
- BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil
- Community Gateway Dorong Digitalisasi di Indonesia Timur
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- Indonesia-Belarus Perkuat Hubungan Ekonomi dan Perdagangan
- Tata Metal Lestari Ekspor Baja Lapis ke AS dan Eropa