Lokasi: Olahraga >>
Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
Olahraga93595 Dilihat
RingkasanPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9pbcly7vu.html
Artikel Terkait
RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
OlahragaIndonesia melontarkan kritik tajam terhadap sistem multilateral global yang dinilai lumpuh dan tidak lagi efektif karena negara-negara berpengaruh justru melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Kritik keras ini disampaikan Staf Khusus Menteri Luar Negeri RI untuk Penguatan Kebijakan Isu Multilateral, Tri Tharyat, dalam forum Pertemuan Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi, India, pada Jumat (15/5/2026)....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaDPR Soroti Kenaikan Komisi Marketplace Bebani UMKM
OlahragaGandung, legislator Partai Golkar, menilai kebijakan kenaikan biaya admin di marketplace perlu dikaji secara matang karena berpotensi membebani pelaku usaha. Ia juga menyoroti minimnya transparansi dari sejumlah platform marketplace dalam menerapkan perubahan kebijakan tarif kepada para pelaku usaha....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
OlahragaPemerintah diminta segera menyiapkan langkah moneter dan fiskal secara bersamaan agar gejolak kurs tidak berdampak lebih luas terhadap perekonomian nasional. "Kita harus menyikapi perkembangan ekonomi ini dengan tenang, seksama, dan bijak, baik dari sisi moneter maupun fiskal," kata Abdul Rahman kepada wartawan, Rabu (13/5/2026)....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Google-Meta Tingkatkan Kualitas Instagram di Android
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Jaga Pasokan LPG
- Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
- Mentan Amran Titip Harga Minyak Goreng Stabil Jelang Iduladha
- Insiden Le Mans: Tendangan Pecco Bagnaia Kontroversial
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
Artikel Terbaru
Iran Ancam Jadikan Teluk Oman Kuburan Kapal AS
BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Promo KPR, KKB, Cashback
Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
Atlet Muda Dinov Siap Bertarung di YOG Dakar 2026
Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
Tautan Sahabat
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- IHSG Ambrol 3,37 Persen pada 21 Mei 2026
- Dolar Tembus Rp 17.701, Harga Energi Melonjak
- Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
- Sengketa Hotel Sultan: Ada Kepentingan Ambil Alih Bisnis
- Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- Harga Emas Antam Hari Ini Merosot ke Rp2.764.000