Lokasi: Travel >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Travel18578 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9htmwsfrp.html
Artikel Terkait
Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
TravelHarga Dexlite saat ini mencapai Rp 26. 000 per liter dan Pertamina Dex sebesar Rp 27....
【Travel】
Baca SelengkapnyaVirus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
TravelHantavirus menjadi perhatian karena sumber penularannya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti rumah yang banyak tikus, gudang tertutup, hingga area bekas banjir. Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
TravelRisiko penularan Hantavirus antarmanusia memang tergolong rendah, namun kewaspadaan individu tetap menjadi prioritas utama. Ahli Imunologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta (FK UNS), Prof....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pertumbuhan Sekolah Tak Seimbang dengan Kualitas Berpikir
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
Artikel Terbaru
Kasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
Tautan Sahabat
- Partai Kecoak India Viral, Cockroach Janta Party Muncul
- Menlu Singapura Dukung RI Hadapi Krisis Energi
- Putin Temui Xi Jinping Bahas Kerja Sama Strategis
- Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
- Meta PHK 8.000 Karyawan dan Hentikan 6.000 Rekrutmen
- 9 WNI Ditangkap Israel Tiba di Turki, Sempat Disetrum
- Putun Tunjuk Jenderal Tempur Pimpin Belgorod Gantikan Gubernur Mundur
- Indonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
- Kongres AS Soroti Kerugian 42 Pesawat Pentagon Lawan Iran
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS