Lokasi: Teknologi >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Teknologi2533 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9e2cyzzsl.html
Sebelumnya: Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Berikutnya: Spotify Sempat Error, Kini Kembali Normal
Artikel Terkait
Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
TeknologiEmir Trump menunda operasi militer terhadap Iran setelah menerima permintaan langsung dari para pemimpin negara Teluk. Penundaan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap keyakinan para pemimpin Teluk bahwa masih ada peluang untuk menyelesaikan ketegangan melalui jalur negosiasi....
Baca SelengkapnyaIlmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
TeknologiAhli entomologi medis mengungkapkan bahwa manusia tidak selalu menjadi magnet nyamuk sepanjang waktu. Beberapa teori populer mengenai faktor yang menarik nyamuk ternyata tidak berdasar....
Baca SelengkapnyaLansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Teknologidr Agus mengungkapkan kebiasaan kurang gerak pada lansia justru bisa memicu masalah serius seperti kekakuan otot dan sendi. Hal ini disampaikannya dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Igor Tolic Sebut Gol Dramatis Bukti Persib Siap Hattrick
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Arsitek Bali Nyoman Popo Danes Bawa Filosofi ke Panggung Dunia
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Artikel Terbaru
Beckham Minta Persib Fokus Lawan Persijap demi Hattrick
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
Tautan Sahabat
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks