Lokasi: Kesehatan >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Kesehatan499 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9bsrtn3bs.html
Artikel Terkait
Messi diragukan, Piala Dunia 2026 tak sempurna tanpa La Pulga
KesehatanLionel Messi mencatatkan dua gol dan satu assist saat membawa Inter Miami mengalahkan FC Cincinnati dengan skor telak 3-5. Sebenarnya Messi berpeluang mencetak hattrick, tetapi wasit memutuskan gol kelima Inter Miami sebagai gol bunuh diri pemain FC Cincinnati....
Baca SelengkapnyaGarmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Ini Harganya
KesehatanGarmin resmi meluncurkan dua smartwatch terbaru, yaitu Forerunner 70 dan Forerunner 170 pada 12 Mei 2026 melalui situs resmi perusahaan. Kedua perangkat ini sama-sama mengusung layar AMOLED 1,2 inci dengan layar sentuh responsif serta desain lima tombol fisik khas Garmin....
Baca SelengkapnyaApple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
KesehatanApple menghadirkan iklan berbayar di aplikasi Apple Maps melalui pembaruan iOS 26. 5 dengan fitur baru bernama Suggested Places....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Nilai Matematika TKA SMA 36,10, Pembelajaran Perlu Dibbenahi
Wallpaper 3D iOS 26: Begini Cara Pakainya
Spotify Luncurkan Party of the Years di Ultah ke-20
Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
Tautan Sahabat
- Erin Eks Andre Taulany Minta Temui Rieke soal Kasus ART
- Fitri Salhuteru Sindir Rieke Diah Pitaloka Soal Kasus Nikita
- Kekasih Khawatir Ammar Zoni di Nusakambangan
- Alyssa Daguise Syak Peluk Baby Soso, Tanya Ini Nyata?
- Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah
- Wardatina Mawa Bantah Video Syur, Kuasa Hukum Beri Komentar
- Aurel Eks JKT48 Menangis Gugup Perankan Karakter Era 1946
- Wardatina Mawa Bersyukur Setelah Berpisah dari Insanul Fahmi
- Sarwendah Dituding Ritual di Gunung Kawi, Kuasa Hukum Bicara
- Ayu Aulia Tulis Bijak Usai Dihujat soal Hubungan Pejabat R