Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan2 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9ammyylh4.html
Artikel Terkait
Fiersa Besari Cuma Minta Snack dan Buah untuk Rider Konser
PendidikanFiersa Besari membocorkan isi riders atau daftar permintaan yang diajukan kepada penyelenggara acara. Permintaan tersebut tergolong sederhana dan tidak menyulitkan pihak penyelenggara....
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
PendidikanOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca SelengkapnyaRadiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
PendidikanTeknologi yang menggabungkan radiologi dan genomik dinilai mampu membantu tenaga medis mendeteksi risiko penyakit secara lebih personal bahkan sebelum gejala muncul. Founder Rhemedi Medical Services, dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Manchester United Untung Besar dari Transfer Napoli Rp899 Miliar
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Lulusan Fisika Nuklir
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
Artikel Terbaru
PSIM Yogyakarta Kalah, Persis Solo Tersenyum
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Medela Potentia Bagikan Dividen Rp176 Miliar di RUPST
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Tautan Sahabat
- Majelis Etik Pertanyakan Lolosnya Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
- 5 WNI Ditangkap Israel, 4 Lainnya Berlayar di Siprus
- Pimpinan Komisi III Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring
- Muhadjir Effendy Diperiksa KPK 2 Jam Kasus Haji
- KPK Panggil Muhadjir Effendy, Pemeriksaan Ditunda
- Perry Warjiyo Disarankan Mundur Buntut Rupiah Melemah
- AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta dari Bandar Ishak
- PBNU Diminta Rangkul Semua Kader Potensial Jelang Muktamar
- Prabowo Diminta Hidayat Lobi Trump Bebaskan 5 WNI
- Noel Ebenezer Sebut Tuntutan 5 Tahun Penjara Gila