Lokasi: Berita >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Berita66 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/979sqvf6c.html
Sebelumnya: Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
Berikutnya: Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Artikel Terkait
Anggota DPR Bantah Garudayaksa FC Promosi karena Prabowo
BeritaPolitikus PKB Lalu menegaskan publik tidak perlu mengaitkan pencapaian klub Garuda Yaksa dengan jabatan Presiden Prabowo Subianto. "Ya, kenapa Garuda Yaksa menang? Ya memang materi pemainnya bagus makanya menang....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jawa Barat dan Sulut
BeritaPeringatan dini cuaca ekstrem mendorong masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah saat kondisi buruk. Peringatan ini memberikan waktu yang cukup bagi masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang yang disebabkan oleh air dan cuaca....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBripka Arya Gugur Ditembak, Istri Kenang Sikap Romantisnya
BeritaYovita perlahan menemukan jawaban atas harapan yang ia ucapkan sejak awal, meski kepergian suaminya tetap meninggalkan luka mendalam. "Nyawa harus dibayar dengan nyawa, cuma tetap walaupun pelaku meninggal dunia tak bisa mengembalikan suami saya lagi," ujar Yovita saat ditemui di rumahnya di Jalan Mata Intan, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Sabtu (16/5/2026)....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Promo Alfamart, Indomaret, Superindo 13 Mei: Minyak Fortune Rp42.800
- Curug Cileat Subang longsor, dua wisatawan tewas
- BMKG: Manokwari Berawan Tebal, Cuaca Papua Barat
- Bripka Arya Gugur Ditembak, Istri Kenang Sikap Romantisnya
- Messi diragukan, Piala Dunia 2026 tak sempurna tanpa La Pulga
- Remaja Bogor Tewas Digigit Mainan Ular Berbisa, Viral
Artikel Terbaru
Jasa Marga Berlakukan Contraflow Tol Japek Saat Libur Panjang
Bendahara Desa Serang Bawa Kabur Dana Rp1 M
Supardiono Siap Kurban Sapi 1,5 Ton untuk Prabowo
Polisi Ekshumasi Jenazah Bocah Korban Ibu Tiri di Siak
Agenda Jokowi Keliling Indonesia, Yunarto Sebut Untungkan PSI
Prakiraan Cuaca Yogyakarta: Gunungkidul Berawan, Sleman Hujan Ringan
Tautan Sahabat
- Pemerintah Targetkan Desa Bebas Pinjol Lewat Koperasi Merah Putih
- Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
- Bank Indonesia Dinilai Kehilangan Trust Akibat Rupiah dan IHSG Anjlok
- Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
- SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta Perkuat Daya Saing RI