Lokasi: Pendidikan >>
Daftar Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Jogja 2026
Pendidikan4554 Dilihat
RingkasanUPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta, Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian merupakan komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus," ujar Machya Astuti Dewi. Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta.
Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh lokasi dengan metode Paper Based Test (PBT). Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/95m2hbpta.html
Artikel Terkait
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
PendidikanWakil Presiden BYD Co. , Ltd....
Baca SelengkapnyaHarga Minyak Melonjak Usai Serangan Drone di UEA
PendidikanHarga minyak mentah dunia melonjak tajam setelah serangan drone menyasar fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Barakah di Uni Emirat Arab (UEA). Berdasarkan data perdagangan internasional, Brent sempat bertengger di angka $112 per barel pada awal sesi, menandai rekor tertinggi sejak awal Mei lalu....
Baca SelengkapnyaBMW dan Toyota Uji Masa Depan Hidrogen di Jerman-Jepang
PendidikanMenteri Transportasi Jerman Patrick Schnieder tiba di pabrik sel bahan bakar Toyota pada Rabu (13/05) menggunakan BMW iX5 Hydrogen asal Jerman. Saat meninggalkan lokasi, ia kemudian menggunakan Toyota Crown FCEV dari Jepang....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Bruno Fernandes Kejar Rekor Assist Henry dan De Bruyne
- Skandal Rekaman Ilegal TEPCO 11 Tahun di Pengadilan Jepang
- Hizbullah Serang Israel 14 Kali, Korban Lebanon Tembus 3.020 Jiwa
- Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel
- Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
- Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur
Artikel Terbaru
Julukan Kampung Texas, Transaksi Narkoba 24 Jam Dijaga 'Sniper'
Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
PM Greenland Tegaskan Wilayahnya Tak Akan Dijual ke AS
Gunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
Maia Estianty Haru Alyssa Daguise Melahirkan Normal
Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
Tautan Sahabat
- Anak Muda 19-34 Tahun Terjerat Pinjol, Diminta Rutin Investasi
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
- Pacific Palace Hotel Batam Sajikan Buffet Nusantara Rp99 Ribu
- Jaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
- IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
- Prabowo Paparkan Target Ekonomi 2027 untuk Kesejahteraan Rakyat
- Prabowo Kunjungi Kopdes Merah Putih, Sanggah Saingi Alfamart
- Bank BSN Raih Apresiasi Menteri PKP Kuasai Pasar KPR Subsidi Syariah
- Kelas Menengah Tinggalkan Amplop Fisik, Beralih ke Dompet Digital
- IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW