Lokasi: Berita >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Berita246 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/92lrsof43.html
Artikel Terkait
Borneo FC Tertahan 0-0 vs Persijap, Asa Juara Meredup
BeritaPertandingan sengit antara Persijap melawan Borneo FC di Stadion Gelora Bumi Kartini berakhir dengan skor imbang tanpa gol. Persijap yang bertindak sebagai tuan rumah bermain trengginas dan tanpa beban karena sudah lepas dari jeratan degradasi....
【Berita】
Baca SelengkapnyaToyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
BeritaErnando menilai insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif. Hal itu disampaikannya kepada Tribunnews....
【Berita】
Baca SelengkapnyaToyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
BeritaTAC Manado menjadi peserta dengan perjalanan terjauh di GR DAY 2026 setelah menempuh rute sepanjang 3. 027 kilometer dari Manado menuju Jakarta menggunakan Toyota Agya generasi pertama....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
- Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
- 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
Artikel Terbaru
MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahirkan Dua Juara Baru
Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
Gregoria Mariska Belum Pensiun, Penyelamat Badminton Olimpiade
Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
Tautan Sahabat
- Tersangka Penembakan Trump Mengaku Tidak Bersalah
- Blokade AS, Iran Imbau Warga Hemat BBM dan Listrik
- Vinyl Bangkitkan Kembali Kenikmatan Musik di Era Digital
- Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
- Jepang Bentuk Kelompok Kerja Khusus Kerjasama Pertahanan dengan RI
- Tentara Israel Tangkap Dua WNI di Kapal Misi Kemanusiaan
- Iran Ingin Upayakan Perdamaian, Termasuk Lebanon
- Inggris Borong Obat Avigan dari Jepang Antisipasi Hantavirus
- Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
- DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi