Lokasi: Berita >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Berita211 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JATENG-2026-53453454.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengingatkan orang tua untuk memeriksa persyaratan secara cermat sebelum mendaftar di setiap jalur.
Setiap jalur memiliki kuota dan mekanisme seleksi berbeda. Jalur domisili menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan bukti surat keterangan. Jalur prestasi menyeleksi berdasarkan capaian akademik dan non-akademik, sedangkan jalur mutasi orang tua/wali dikhususkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan sertifikat prestasi jika mendaftar jalur prestasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi ppdb.surabaya.go.id. Kepala Dispendik Surabaya menegaskan bahwa verifikasi dokumen akan dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan, dan pelanggaran dapat berakibat diskualifikasi peserta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/91cbfe3xz.html
Artikel Terkait
Vinicius Selamatkan Real Madrid saat Mbappe Gagal Total
BeritaSevilla tercecer di peringkat 13 klasemen dengan koleksi 43 poin. Bentrokan misi tiga poin membuat level agresi kedua tim seimbang, mereka silih berganti menciptakan peluang dalam pertandingan yang sengit....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPemkab Kuningan Bela Anggaran iPhone Rp200 Juta untuk Konten
BeritaAnggaran pengadaan iPhone untuk Pemerintah Kabupaten menjadi sorotan di tengah kebijakan pengencangan ikat pinggang belanja barang. Rencana tersebut tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) pada Tahun Anggaran 2026....
【Berita】
Baca SelengkapnyaART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
BeritaSeorang korban berinisial AA, warga Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, meninggal dunia pada Rabu malam (13/5/2026) setelah menjalani praktik mistis yang ditawarkan oleh pelaku. Awalnya korban mengalami sakit, dan pelaku mengaku bisa menyembuhkan melalui metode mistis, namun praktik tersebut justru berujung pada kematian korban....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
- Arjuna Sapi Kurban Prabowo Mandi Air Hangat Garam
- Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Usai Kejar-kejaran
- Bripka Abu Bakar Tertangkap Pesta Narkoba di Buru
- Megawati Butuh Satu Poin Lagi, Jordan Wilson Bersinar
- Bocah Rohul Meninggal Diduga Dianiaya Saat Ritual Sembuh
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Kereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
- Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
- Kapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
- CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
- Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei
- AS Siapkan Operasi Sledgehammer, Ancaman Perang Iran Menguat
- Iran Ancam Tutup Akses Minyak Jika AS Serang Ekspor
- Putin Genjot Produksi Drone, Kekuatan Militer Iran Menguat
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas