Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup8686 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/8yycbfrrx.html
Artikel Terkait
Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
Gaya HidupAndmesh merilis lagu Senyumlah pada 28 Agustus 2020 yang memiliki makna emosional tentang ajakan semangat hidup, harapan, ketegaran, dan pesan untuk tetap tersenyum meski menghadapi masalah. Lagu bergenre Pop dan Pop Ballad ini video klipnya telah tayang di kanal YouTube HITS Records dan ditonton lebih dari 25 juta kali....
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Gaya HidupDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
Baca Selengkapnya5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
Gaya HidupHilangnya nafsu makan tidak selalu disebabkan oleh pola makan saja, tetapi juga bisa dipengaruhi oleh menurunnya nafsu makan. Masalah ini tidak hanya dialami anak-anak, tetapi juga dapat terjadi pada remaja hingga orang dewasa....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Peringatan Dini Hujan: Jateng Waspada, Kalbar Siaga
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Anang Tunda Wisuda Demi Rayakan Kelulusan Bersama Ashanty
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
Artikel Terbaru
Pemkab Bogor Gandeng KPK Perkuat Reformasi Birokrasi
El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
Tautan Sahabat
- Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026
- Kabar Pernikahan Mail dan Shella, Timnas Tanpa Pelatih
- 24 Atlet Dunia Debut Red Bull Cliff Diving di Bali
- Lawan Analisis Video Antar Ubed ke Perempat Final
- Pegolf Amatir Indonesia Lawan Empat Negara di Jakarta
- 49 Offroader Ramaikan Kejurnas Adventure Offroad Kalteng 2026
- Duel 10 Lap Ketat Warnai Kejurnas Motoprix 2026
- Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026
- Ananda Mikola Pimpin MGPA, Mandalika Pusat Talenta Motorsport
- Putri KW Akui Beban Gregoria Kini Pindah ke Pundaknya