Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Travel15723 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/8vx6952g3.html
Sebelumnya: Real Madrid Incar Gelandang Incaran Pep Guardiola
Berikutnya: Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
Artikel Terkait
Peralta Bawa Borneo FC Kalahkan Bali United 3-2
TravelLima menit awal babak pertama, kedua tim terlibat jual beli serangan yang menghasilkan tendangan sudut. Bola sundulan Joao Vitor masih melambung di atas mistar gawang, namun upaya itu tidak efektif karena dapat dibendung oleh lini pertahanan....
【Travel】
Baca SelengkapnyaWHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
TravelPusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melaporkan dua kasus terkonfirmasi dan satu kematian akibat Ebola di Uganda, selain kasus yang terjadi di Republik Demokratik Kongo (RD Kongo). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah Ebola di RD Kongo sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional, meskipun lembaga tersebut menegaskan wabah itu tidak memenuhi kriteria darurat pandemi....
【Travel】
Baca SelengkapnyaNATO Rapat Darurat Bahas Stok Senjata Habis Akibat Perang Iran
TravelAliansi pertahanan menggelar rapat darurat untuk membahas kesiapan menghadapi ancaman konflik yang semakin meluas. Sejak perang pecah pada Februari silam, Amerika Serikat meningkatkan penggunaan rudal pencegat, sistem pertahanan udara, drone tempur, hingga amunisi presisi tinggi untuk menangkis serangan....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Al Nassr Santai, Al Hilal Tegang Ditinggal Inzaghi
- AS Desak Iran Penuhi 5 Tuntutan Baru, Uranium Jadi Taruhan
- 41 Jenis Hantavirus, Virus Andes di Kapal Pesiar dan Indonesia
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- Diggia Juarai MotoGP Catalunya 2026 yang Chaos
- Ekonomi Israel Minus 3,3 Persen Akibat Perang Lawan Iran
Artikel Terbaru
Oleksandr Usyk dan Rico Verhoeven Rebut Status Raja Nil
PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
Putin Temui Xi Jinping Bahas Kerja Sama Strategis
Tautan Sahabat
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak