Lokasi: Berita >>
Jalur Mandiri Undana 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Berita7 Dilihat
RingkasanUniversitas Nusa Cendana (Undana) membuka pendaftaran Jalur Mandiri 2026 bagi lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat dan kelas Paket C tahun 2026, 2025, dan 2024 dengan usia maksimal 25 tahun. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Undana....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-nusa-cendana-undana.jpg)
Universitas Nusa Cendana (Undana) membuka pendaftaran Jalur Mandiri 2026 bagi lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat dan kelas Paket C tahun 2026, 2025, dan 2024 dengan usia maksimal 25 tahun. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Undana. Setiap pendaftar dapat memilih paling banyak empat program studi.
Syarat usia maksimal 25 tahun menjadi batasan utama bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar. Lulusan dari tahun 2026, 2025, dan 2024 diperbolehkan mengikuti seleksi ini. Pendaftaran dilakukan secara daring untuk memudahkan akses bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah.
Informasi lebih lanjut mengenai Jalur Mandiri Undana 2026 dapat diakses melalui portal resmi universitas. Calon pendaftar disarankan untuk memeriksa persyaratan dan jadwal secara berkala agar tidak melewatkan tenggat waktu pendaftaran.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/8sph2blv7.html
Artikel Terkait
WN Filipina Ditahan Imigrasi Usai Palsukan e-KTP untuk Paspor
BeritaRA diamankan petugas Imigrasi Palopo setelah terbukti memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) Indonesia, meskipun ia masih tercatat memegang kartu identitas resmi dari National Bureau of Investigation (NBI) Filipina. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Palopo, Yogie Pratomo, mengungkapkan pengamanan ini berdasarkan laporan masyarakat yang mencurigai status kewarganegaraan RA....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPersediaan Senjata AS Menipis, Pentagon Minta Rp24 Kuadriliun
BeritaPejabat Pentagon menghadapi sorotan tajam dari anggota Kongres dalam sidang di Capitol Hill pekan lalu, memunculkan kekhawatiran bipartisan terkait menipisnya persediaan amunisi strategis AS akibat keterlibatan dalam konflik global. Pemerintah AS mengajukan dana sebesar 70,5 miliar dolar AS untuk pengadaan amunisi bernilai tinggi, naik drastis hingga 188 persen dibandingkan permintaan tahun sebelumnya....
【Berita】
Baca SelengkapnyaRusia Tuduh Ukraina Siapkan Serangan Drone dari Baltik
BeritaRusia melontarkan tuduhan baru terhadap negara-negara Baltik pada Selasa di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara-negara Barat terkait perang Ukraina. Duta Besar AS untuk PBB, Tammy Bruce, merespons keras pernyataan Moskow dan menegaskan Washington tetap berkomitmen penuh terhadap pertahanan seluruh anggota dewan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
- AS Tolak Penerbangan Air France Asal Kongo Cegah Ebola
- Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
- Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
- Ayu Azhari Lawan Normalisasi Kekerasan di Film Suamiku Lukaku
- Polisi Malaysia Tangkap 20 WNI Perempuan dalam Penggerebekan
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
China Gelar Jamuan Mewah untuk Donald Trump
Eks Jurnalis Indonesia Mengaku Dihajar Komandan Tentara Israel
Prabowo Wajibkan Ekspor Hanya Lewat BUMN
Polisi Ungkap Cekcok di Kamar Sebelum Pembunuhan di Kebumen
Arsitek Bali Nyoman Popo Danes Bawa Filosofi ke Panggung Dunia
Tautan Sahabat
- Penyiar Jepang Soroti Diplomasi Takaichi ke Indonesia
- Israel Darurat Kekurangan 12.000 Tentara, Perwira Senior Angkat Bicara
- Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
- Mal Terbesar Asia di Iran Kalahkan China Jadi Nomor Satu Dunia
- IRGC Bantu Iran Amankan Zona Kontrol Baru Selat Hormuz
- Terra Drone Jepang Akui Salah Kelola Baterai Bekas
- Evo Morales Terancam Ditangkap Usai Mangkir Sidang
- Kereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
- Polisi Buka Kasus Hilang Siswi Osaka 2003, Hadiah Rp315 Juta
- Xi Sentil Trump: Langkah Salah Soal Taiwan Picu Konflik