Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Teknologi84618 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/848tbemo4.html
Artikel Terkait
Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
TeknologiKekhawatiran baru muncul bahwa konflik di kawasan tidak hanya mengancam jalur energi, tetapi juga dapat mengganggu sistem komunikasi dan ekonomi digital dunia. Isu ini mengemuka setelah laporan menyebutkan kabel serat optik bawah laut yang melintasi wilayah rawan menjadi sasaran potensial gangguan....
Baca SelengkapnyaPsikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
TeknologiKorban kekerasan seksual berisiko mengalami gangguan mental hingga menjadi pelaku di masa depan jika luka psikologis tidak ditangani dengan baik, ujar dr Johan dalam podcast Momspiration yang tayang langsung di YouTube Tribunnews dan Tribun Health pada Senin (11/5/2026). Masyarakat sering kali hanya fokus pada proses hukum, padahal pemulihan psikologis korban sama pentingnya, jelas dr Johan....
Baca SelengkapnyaDokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
TeknologiRetinopati diabetik sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal sehingga banyak pasien tidak menyadari sampai penglihatan mulai terganggu. Bahkan jika terlambat ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan gangguan penglihatan permanen hingga kebutaan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Dongeng Vietnam di Piala Asia U17 2026 Berlanjut
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Artikel Terbaru
Ruang Perawatan Al Nassr Makin Sesak, Kondisi Memburuk
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Spotify Luncurkan Party of the Years di Ultah ke-20
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Tautan Sahabat
- Kunci Jawaban Informatika Kelas 7 Halaman 15 Merdeka
- Pelita Sediakan Beasiswa Rp3 Miliar untuk Mahasiswa Vokasi
- SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Adopsi Kurikulum IB
- Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 11 Halaman 131 Activity 3
- Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 142
- Pendaftaran Jalur UM UNDIP Dibuka Hingga 11 Juni 2026
- 50 Soal Tes Mitra Statistik BPS 2026 dan Kunci Jawaban
- Kunci Jawaban LKS Informatika Kelas 7 Halaman 9
- 5 Kampus Impian Pelajar Masuk Daftar Terbaik Dunia
- Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang