Lokasi: Pendidikan >>
Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026
Pendidikan3436 Dilihat
RingkasanProgram Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kemenag-Buka-Beasiswa-Program-Doktor-Kajian-Keagamaan-2026.jpg)
Program Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.
Ruchman, selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan peneliti dan akademisi yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu strategis global. Pendekatan interdisipliner mendorong peserta menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan dunia seperti perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan. "Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif," ungkap Ruchman.
ICRS merupakan kolaborasi tiga perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Peserta yang lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit dapat memilih program studi seperti Kajian Agama dan Lintas Agama, Studi Perdamaian dan Konflik, serta Pembangunan Berkelanjutan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/7ezirk8xp.html
Artikel Terkait
Pelatih Maroko Minim Pengalaman di Piala Dunia 2026
PendidikanPelatih berkebangsaan Belgia berusia 49 tahun itu menggantikan Walid Regragui hanya tiga bulan sebelum Piala Dunia dimulai. Dua pemain muda andalannya, Othmane Maamma dan Yassir Zabiri, sukses meraih penghargaan setelah mencetak gol terbanyak....
Baca SelengkapnyaPrabowo Tinjau Kopdes Merah Putih, Bantah Saingi Alfamart
PendidikanPresiden Prabowo Subianto memantau kesiapan operasional Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Bahagia, Ciamis, pada Senin, 10 Maret 2025. Dengan seragam safari krem dan peci hitam, ia menyusuri lorong-lorong rak didampingi pengelola koperasi dan perangkat terkait....
Baca SelengkapnyaEkonomi Tumbuh, Kesejahteraan Stagnan, Ancaman MIT Masih Nyata
PendidikanDeputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Daerah Tertentu Kemenko PM, Abdul Haris menilai kesenjangan antara riset dan kebijakan menjadi hambatan terbesar pembangunan Indonesia. Hal ini mengemuka dalam Seminar Nasional “Tantangan Pemberdayaan Masyarakat Menghadapi Middle-Income Trap” yang digelar pada Kamis (21/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
- Indonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya
- Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun, Melonjak 87 Persen
- Grab Hentikan Program Langganan Akses Hemat Mitra GrabBike
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Pidato Prabowo Realistis, Pasar Tenang, Rupiah Menguat
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
- Kemendag: Pelemahan Rupiah Belum Pengaruhi UMKM Kriya
- MedcoEnergi Perkuat Investasi Jangka Panjang di Oman
- Susukan Menangi Desa BRILiaN BRI dengan Ekonomi Cetuk
- Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
- Pernyataan Prabowo soal Dolar Dinilai Menyesatkan dan Menggelikan
- Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
- Emas Stabil, Tembaga Jadi Logam Strategis Masa Depan