Lokasi: Kuliner >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Kuliner558 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/7de5dlnxi.html
Artikel Terkait
Neymar di Ujung Tanduk, Peluang Piala Dunia 2026?
KulinerPelatih tim nasional Brasil, Dorian Jr, mengakui keputusan untuk tidak memanggil Neymar ke skuad merupakan pilihan yang sulit dan penuh pertimbangan. "Ketika Anda harus memilih, Anda harus mempertimbangkan banyak hal," ucap pelatih asal Italia itu....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya30 Link Banner Idul Adha 2026 Siap Edit
KulinerSholat Idul Adha 1447 Hijriah dilaksanakan pada Rabu, 27 Mei 2026 setelah matahari terbit sebagai bagian penting dari rangkaian Hari Raya Idul Adha. Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan tanggal tersebut melalui Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H setelah proses pemantauan hilal....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPrabowo Tak Pakai Dolar, Desa Paling Rentan Rupiah Melemah
KulinerYusuf menanggapi pernyataan Presiden dengan menegaskan bahwa warga desa tetap terdampak pelemahan rupiah melalui rantai pasok barang dan jasa sehari-hari, meski mereka tidak memegang dolar AS secara fisik. Contoh nyata dampak tersebut terlihat pada pupuk urea dan NPK yang bahan bakunya berasal dari impor, solar untuk kebutuhan diesel sawah, serta pakan ternak yang bergantung pada jagung dan bungkil kedelai impor....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- JBP Vs Zhaiyk di Semifinal AVC Champions League 2026
- Rafale dan Radar GM403 TNI AU Terparkir di Halim
- Cak Imin Laporkan 1001 Pasar Rakyat dan SMK ke Prabowo
- Jurnalis dan Aktivis Indonesia Difoto Sebelum Ditangkap Israel
- Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
- Biaya Kuliah S1 UMM 2026: Komponen dan Sistem Bayar
Artikel Terbaru
Kode Redeem FC Mobile 19 Mei 2026, Klaim Sekarang
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H pada 27 Mei 2026
Gus Miftah: Judi Online, Bullying, Kekerasan Seksual Jangan Dianggap Sepele
Pembubaran Film 'Pesta Babi' Dinilai Tutupi Ketidakadilan Papua
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
PDIP Sebut Jokowi Berkeliling Indonesia Ancam Prabowo
Tautan Sahabat
- Tentara Israel Tangkap Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan
- WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental Ukraina Akibat Perang
- Israel Sita 40 Kapal Global Sumud Flotilla, 300 Aktivis Ditahan
- China vs AS: Perbandingan Mitra Dagang Terbanyak
- Putin dan Xi Sepakat Lawan Segala Bentuk Bullying
- Turki Incar Investor Asing di Tengah Konflik Iran
- ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
- AS Siapkan Operasi Sledgehammer, Ancaman Perang Iran Menguat
- Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal di Selat Hormuz
- Arab Saudi Siaga Penuh, Fasilitas Jamarat Haji 2026 Dirombak