Lokasi: Hikmah >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Hikmah26193 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/7basz3nht.html
Artikel Terkait
Dede Sunandar Bongkar Kedekatan Karen dengan Teman Game
HikmahDede Sunandar membongkar kedekatan sang istri, Reren, dengan teman main game. Rasa curiga Dede muncul saat Reren menjalin komunikasi intens dengan beberapa teman pria melalui permainan daring....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaBPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
HikmahBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) justru menemukan fakta sebaliknya melalui temuan terbaru, di mana sejumlah produk yang dijual sebagai obat herbal ternyata mengandung bahan kimia obat keras yang berbahaya bagi tubuh. BPOM menemukan 22 merek Obat Bahan Alam (OBA) yang terbukti mengandung bahan berbahaya, menjadi perhatian serius karena produk-produk tersebut beredar luas dengan klaim mampu memberikan hasil cepat atau efek "cespleng" yang sering dicari masyarakat....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
HikmahOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Real Madrid Incar Gelandang Incaran Pep Guardiola
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Erin Eks Istri Andre Taulany Dipanggil DPR, Ingin Suaranya Didengar
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Artikel Terbaru
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Tautan Sahabat
- KTT Trump-Xi tanpa wanita menuai kritik maskulin
- Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
- Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
- Ratusan Warga Irlandia Protes Kematian Pria Kongo
- Israel Rencanakan Serangan Baru ke Iran
- Iran Ingin Upayakan Perdamaian, Termasuk Lebanon
- Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
- WNI Boyolali Jadi Pemadam Kebakaran Sukarela di Saga Jepang
- Tersangka Penembakan Trump Mengaku Tidak Bersalah
- Global Sumud Nusantara dan Flotilla Ditangkap Israel