Lokasi: Kuliner >>
Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
Kuliner63 Dilihat
RingkasanUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kampus-uin-sunan-gunung-djati-bandung-2024-dfgferh.jpg)
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT). Setiap jalur dirancang untuk mengakomodasi potensi calon mahasiswa dari sisi akademik, keagamaan, maupun kemampuan khusus lainnya.
Jalur Tahfidz/Qiro’atul Kutub diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz atau kemampuan Qiro’atul Kutub. Jalur Prestasi menyasar calon mahasiswa dengan prestasi di bidang Seni dan Olahraga, Pramuka, PMR, Paskibra, atau Ketua OSIS minimal tingkat regional (kota/kabupaten). Jalur Disabilitas merupakan seleksi khusus bagi penyandang disabilitas yang memiliki potensi akademik dan motivasi belajar tinggi, diselenggarakan dengan prinsip inklusivitas, kesetaraan, dan keadilan dengan memperhatikan kebutuhan aksesibilitas peserta selama proses seleksi.
Jalur Khusus Moderasi Beragama ditujukan bagi calon mahasiswa yang memiliki komitmen terhadap nilai-nilai moderasi beragama, seperti toleransi, keadilan, keseimbangan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Jalur ini bertujuan menjaring calon mahasiswa yang mampu berkontribusi dalam penguatan kehidupan beragama yang inklusif, harmonis, dan berlandaskan nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin di lingkungan akademik.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/7amaapyd6.html
Artikel Terkait
Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Klasemen Terbaru
KulinerPersib Bandung sukses mencuri tiga poin di markas PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Parepare setelah mengalahkan tuan rumah dengan skor 2-1. Kemenangan ini membuat Maung Bandung kokoh di puncak klasemen Liga 1 dengan koleksi 78 poin dari 33 pertandingan, unggul dua poin atas Pesut Etam dan semakin dekat dengan trofi juara....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaLong Weekend, Monas Magnet Warga untuk Piknik dan Edukasi
KulinerMonumen Nasional (Monas) masih menjadi destinasi favorit wisatawan saat mengisi libur long weekend di Jakarta. Pantauan wartawan Tribunnews....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaDokter Forensik Dicecar Soal Waktu Kematian Korban
KulinerPemeriksaan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (11/5/2026), berfokus pada penentuan apakah korban masih hidup atau sudah meninggal saat dibuang oleh para terdakwa. Dalam persidangan, dr....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Daftar 26 Pemain Skotlandia Piala Dunia 2026
- Polisi Tangkap 3 Pengedar Obat G di Bekasi, Sita Ratusan Butir
- Begal Palmerah Lukai Korban, Pelaku Residivis Positif Narkoba
- 1.500 Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus di Katedral
- Ricuh PSM vs Persib, Pemain Aman Tertahan di Ruang Ganti
- HP Hilang di Flyover Jatibaru Ditemukan Pedagang
Artikel Terbaru
Leo/Daniel Lolos Perempat Final Thailand Open 2026
Memilah Sampah Berat, Zulhas Sebut Bisa Jadi Listrik
Polisi Gerebek 28 Lokasi di Depok, Ringkus 41 Pengedar
Brimob Bersenjata Jaga Markas Judi Online Hayam Wuruk
Insiden Le Mans: Tendangan Pecco Bagnaia Kontroversial
Model Dibegal di Tol Kebon Jeruk, Kritis
Tautan Sahabat
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar