Lokasi: Berita >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Berita154 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/7484e6qq3.html
Artikel Terkait
Audrey Bianca Stop Nasi Putih Demi Miss World 2026
BeritaAudrey akan bersaing dengan para ratu kecantikan dari 110 negara di ajang Miss World. Audrey blak-blakan bicara persiapannya, mulai dari urusan perawatan wajah hingga pola makan yang tak biasa....
【Berita】
Baca SelengkapnyaRupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
BeritaNilai tukar dolar terhadap rupiah di kios-kios money changer Jakarta Selatan menunjukkan angka lebih tinggi dibandingkan patokan internasional. Reporter Tribunnewscom menemukan di kawasan Blok M, satu money changer menetapkan nilai tukar dolar AS mencapai Rp17....
【Berita】
Baca SelengkapnyaESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
BeritaPraktik keberlanjutan di sektor pertambangan Indonesia dinilai masih setengah hati karena hanya berfokus pada emisi operasional, tanpa menyentuh rantai pasok hingga dampak sosial di sekitar area tambang. Isu krusial ini mengemuka dalam workshop media bertajuk "Mengawal ESG dan Transisi Energi di Sektor Pertambangan" yang digelar Yayasan Bicara Data Indonesia (YBDI) dan Katadata Green di Jakarta, Rabu (13/5/2026)....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
- Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
- Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
- Rumah Rachel Vennya-Okin, Kuasa Hukum Singgung Janji Manis
- KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
Artikel Terbaru
Ayu Aulia Tulis Bijak Usai Dihujat soal Hubungan Pejabat R
Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
Pernyataan Prabowo soal Dolar Dinilai Menyesatkan dan Menggelikan
MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahirkan Dua Juara Baru
Likuiditas Bank Kuat, Kredit Konsumsi dan UMKM Melambat
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Cirebon: Hujan Malam Hari Senin
- ART Tersangka Kematian Bocah 11 Tahun Akibat Pengobatan Mistik
- Ibu Hamil Ditandu 30 Km ke RS, Bayi Meninggal
- Atap Kelas MTs Muhammadiyah Sragen Roboh, Korban Dengar Kretek
- Gempa M4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
- Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar 18 Mei 2026
- BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem dan Hujan Lebat Besok
- Kisah Arsitek Morowali Kini Jadi Wakil Ketua DPRD
- Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik Hari Ini
- AHY Puji Kepemimpinan Agung Nugroho di Demokrat Riau