Lokasi: Pendidikan >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Pendidikan735 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/72xlf3ca9.html
Artikel Terkait
Emerse Fae Target Kejutan Piala Dunia 2026
PendidikanEmerse Fae, pelatih muda berusia 41 tahun, menjadi sosok juru selamat sepakbola Pantai Gading. Keberhasilan itu membuat nama Fae mulai dianggap sebagai simbol generasi baru pelatih Afrika modern....
Baca Selengkapnya1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
PendidikanAnak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....
Baca SelengkapnyaVirus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
PendidikanHantavirus menjadi perhatian karena sumber penularannya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti rumah yang banyak tikus, gudang tertutup, hingga area bekas banjir. Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Maguire Dicoret, Toney dan Mainoo Masuk Skuad Inggris 2026
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Amanda Manopo Berhenti Syuting, Kenny Austin Siaga Jadi Suami
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Artikel Terbaru
IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Derby Romero Kenang Masa Kelam Kehilangan Sosok Ayah
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Tautan Sahabat
- Volatilitas Pasar Global Dorong Kekhawatiran Investor
- Produk Palet Desa BRILiaN Kemudo Klaten Tembus Pasar Amerika
- Cuaca Buruk Penyebab Padamnya Listrik di Sumatera
- Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
- Bahlil Dorong Kesetaraan dan Percepat Izin di Migas
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- RATU Resmi Akuisisi Blok Madura Strait, Portofolio Migas Bertambah
- IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- IHSG Anjlok 1,43%, Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar