Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif7894 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/72riy40bn.html
Artikel Terkait
Kronologi Neuer Kembali ke Timnas Jerman Panggilan Nagelsmann
OtomotifManuel Neuer dan Julian Nagelsmann memiliki hubungan yang tidak harmonis sejak masa kepelatihan Nagelsmann di Bayern Munchen. Pada tahun 2023, Bayern Munchen memecat Nagelsmann dari kursi kepelatihan, bersamaan dengan rumor ketidakakuran antara sang pelatih dengan Neuer....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaJaksa KPK Hadirkan Eks Pimpinan PN Depok di Sidang Suap
OtomotifKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan dua mantan petinggi pengadilan sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan suap eksekusi lahan. Persidangan kali ini secara khusus menghadirkan eks Ketua Pengadilan Negeri dan mantan pejabat lainnya untuk memberikan keterangan bagi dua terdakwa pemberi suap, yaitu Trisnadi dan Berliana....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPakar Sebut Prabowo Tak Paham Soal Investasi Desa
OtomotifFerry Latuhihin melontarkan kritik tajam terhadap pemahaman ekonomi Presiden Prabowo Subianto dalam program Kompas Petang, Senin (18/5/2026). "Kalau menurut saya sih, Pak Presiden enggak mengerti ekonomi ya....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- Siswi Protes LCC Josepha Alexandra Diundang MPR dan Ditawari Beasiswa
- 70 Juta Perokok, Wamenkes: Rokok Kalahkan Belanja Beras
- Video Gubernur BI soal Staf Menkeu Purbaya Dibantah Kemenkeu
- Inara Rusli Jenguk Anak Virgoun, Hangat Bertemu Lindi Fitriyana
- Sejarah dan Makna Hari Reformasi 21 Mei
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- BMKG: Bogor Hujan Petir, Sabtu 23 Mei 2026
- Kebakaran Kampus Binus Jakbar Berhasil Dipadamkan
- KAI Operasikan 270 LRT Jabodebek per Hari, Tarif Rp10 Ribu
- Polri Buru Pendana dan Penyewa Gedung Sindikat Judol Jakbar
- BMKG Prediksi Jakarta Berawan, Bogor Hujan Rabu
- Keluarga Ungkap Korban Tewas di Biliar Jakbar demi Lindungi Pacar
- HKBP Finalisasi Ibadah Raya di Stadion GBK
- Polisi Tangkap Penghalang Ambulans di Depok
- Satgas Pemburu Begal Tangkap 173 Tersangka, 8 Senpi Disita
- Cekcok di Cibubur Berujung Penganiayaan dan Mobil Dirusak