Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Berita989 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6ymdphbiw.html
Artikel Terkait
Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur
BeritaPresiden Iran Masoud Pezeshkian secara terbuka mengakui bahwa negaranya mengalami kerugian besar akibat perang yang sedang berlangsung sejak akhir Februari. Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian dalam rapat Dewan Informasi Pemerintah pada Senin (18/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaTelkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
Berita50 Chief Technology Officer (CTO) lintas sektor BUMN menghadiri forum strategis untuk memperkuat kolaborasi serta akselerasi transformasi digital nasional. Telkom melalui Telkom Solution menghadirkan ekosistem solusi digital yang dirancang untuk menjawab kebutuhan transformasi digital BUMN secara andal....
【Berita】
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
BeritaPengrajin tahu dan tempe mulai kesulitan menyiasati lonjakan harga kedelai yang dipicu depresiasi rupiah, kata Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Golkar, Eric Hermawan. "Di tingkat akar rumput, perajin komoditas pangan seperti tahu dan tempe sudah mulai kelabakan menyiasati harga kedelai domestik yang melambung jauh di atas harga internasional," ujar Eric kepada wartawan, Senin (18/5/2026)....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
- Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa
- Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- Menteri Amran Minta Pelaku Beras Oplosan Dihukum Berat
Artikel Terbaru
Messi Cetak 3 Gol 1 Assist, Bawa Inter Miami Menang
Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi
Prabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale
Megawati Butuh Poin, Jordan Wilson Cemerlang di Luar Negeri
KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
Tautan Sahabat
- Puasa Arafah bagi yang tak berhaji: hukum, niat, keutamaan
- Oegroseno: Tim Hukum Jokowi Harus Baca UU
- Kasasi Ditolak, Dosen UNDIP Taufik Eko Dipenjara 4 Tahun
- Menhut Raja Juli Soroti Multilateralisme Lawan Krisis Iklim
- MK Tolak Gugatan UU IKN, PSI Beri Tanggapan
- Menlu Minta Doa, Akses ke 9 WNI Ditahan Israel Terkendala
- Noel Ebenezer Terjerat Kasus Pemerasan K3, Harap Selesai
- Jaringan Narkoba Ishak Terbentuk dari Lapas, Seret AKP Deky
- Prabowo Minta Pernyataan Tak Ditelan Mentah, Misbakhun Angkat Bicara
- Nilai Matematika TKA SMA 36,10, Pembelajaran Perlu Dibbenahi