Lokasi: Kuliner >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Kuliner14388 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6vmnk3pbf.html
Artikel Terkait
Maki Otsuki Tampil di Marapthon, Reza Arap Menangis
KulinerMaki Otsuki menjadi bintang tamu spesial dalam acara Festivaaal Marapthon: The Last Tale di Istora Senayan, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026). Penampilannya disebut sebagai salah satu momen paling emosional sepanjang gelaran penutupan tersebut....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
KulinerAnak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaWHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
KulinerWHO merilis laporan yang menyoroti bahaya rokok elektrik atau vape yang dipasarkan dengan rasa manis menyerupai permen dan buah-buahan, terutama karena strategi ini menargetkan anak muda dan remaja. Laporan tersebut dirilis menjelang Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang diperingati setiap 31 Mei, dengan fokus tahun ini pada kecanduan nikotin....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rico Waas Lapor Mendagri Berobat ke Luar Negeri Tanpa APBD
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Artikel Terbaru
AC Milan Cuci Gudang, Rafael Leao dan 4 Pemain Lain Dijual
El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
KKP Sespimmen Polri Bahas Strategi Kepemimpinan Global di Mataram
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Tautan Sahabat
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- IDAI Ingatkan Risiko Dehidrasi Anak di Ruang AC
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes