Lokasi: Kesehatan >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Kesehatan28 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6vehoadkj.html
Artikel Terkait
Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
KesehatanBambang dan Aisyah dikabarkan sempat mengirimkan sinyal SOS sebelum kontak terputus total pada Senin (18/5/2026). Rombongan Indonesia terdiri dari sembilan WNI yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI)....
Baca SelengkapnyaLemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Kesehatandr Agus mengungkapkan bahwa lansia sering tidak menunjukkan gejala khas saat mengalami hipoglikemia, berbeda dengan orang muda yang biasanya merasakan pusing atau keringat dingin. Kondisi diam ini justru berbahaya karena keluarga kerap terlambat menyadari penurunan drastis gula darah pada lansia....
Baca SelengkapnyaIlmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
KesehatanAhli entomologi medis mengungkapkan bahwa manusia tidak selalu menjadi magnet nyamuk sepanjang waktu. Beberapa teori populer mengenai faktor yang menarik nyamuk ternyata tidak berdasar....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Trump Minta Bantuan Xi Jinping Tekan Iran.
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Sterling Gagal di Arsenal, Karier di Ujung Tanduk.
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Artikel Terbaru
Jakarta Garuda Hadapi Jalur Neraka di AVC Champions League 2026
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Tautan Sahabat
- Jojo Tenang ke Semifinal, Ubed Singkirkan Lakshya Sen
- Klasemen MotoGP 2026: Diggia Teror Martin Usai Kecelakaan Marquez
- Kejutan Ubed, Nasib Berlawanan Leo/Daniel di Malaysia Masters
- Hammer Fight Series 3 Cetak Rekor 125 Pertandingan Sehari
- Amna Al Qubaisi, Pebalap Perempuan Tunggal di Porsche Carrera Cup Asia
- Amabel Fun Run 2026 di Salatiga, Alternatif Lari Seru
- Eks Pemain Proliga Perkuat Timnas Voli AS di VNL 2026
- Syabil Umar Basalamah Juara 1 Usai Senggolan dan Fastest
- Jorge Martin Buru Gelar Juara MotoGP 2026, Bagnaia Ingat 2024
- Pegolf Amatir Indonesia Lawan Empat Negara di Jakarta