Lokasi: Kuliner >>

Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

Kuliner75351 Dilihat

RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....

Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka,<strong></strong> Ini Syaratnya

Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.

Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.

Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.

Tags:

Artikel Terkait

  • Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi

    Kuliner

    Borussia Monchengladbach mengalahkan Hoffenheim dengan skor telak 4-0 di Borussia Park pada laga pekan terakhir Liga Jerman musim ini. Gol Hugo Bolin pada menit 13' dan Haris Tabakovic pada menit 22' membuat Monchengladbach unggul dua gol di jeda babak pertama....

    Kuliner

    Baca Selengkapnya
  • Masyarakat Sipil Nobar Pesta Babi, Sudirman Said Kritik Negara

    Kuliner

    Negara yang semestinya berperan sebagai alat pembagi kemakmuran dan pencipta keadilan, menurut Sudirman, kini telah direduksi menjadi mesin kepentingan politik kekuasaan. Dalam sebuah diskusi, ia mempertanyakan arah penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dinilai tidak lagi berpihak kepada kepentingan publik secara menyeluruh....

    Kuliner

    Baca Selengkapnya
  • Menlu Minta Doa, Akses ke 9 WNI Ditahan Israel Terkendala

    Kuliner

    Kementerian Luar Negeri RI hingga saat ini masih menghadapi kendala besar dalam upaya penanganan nasib para relawan kemanusiaan WNI yang ditahan, lantaran akses komunikasi yang terputus dan sangat terbatas di wilayah tersebut. Menteri Luar Negeri menegaskan pemerintah terus melacak kondisi para relawan kemanusiaan tersebut melalui jaringan diplomatik di negara sekitar, termasuk meminta bantuan kepada negara-negara sahabat seperti Yordania dan Turki karena Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan otoritas setempat....

    Kuliner

    Baca Selengkapnya