Lokasi: Hiburan >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Hiburan9165 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/67nlttveb.html
Artikel Terkait
KPK Diminta Transparan soal Cargo Lartas Bea Cukai
HiburanPengusaha logistik R. Gautama Wiranegara mengingatkan publik agar tidak langsung menyimpulkan bahwa seluruh barang yang dikaitkan dengannya otomatis ilegal....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaAS dan Israel Siap Hujani Iran dengan Serangan Mematikan
HiburanWashington dan Tel Aviv tengah membahas rencana operasi militer baru terhadap Iran yang dapat dimulai paling cepat minggu depan jika jalur diplomasi gagal mencapai kesepakatan. The New York Times melaporkan hal ini dengan mengutip dua pejabat Timur Tengah dan sejumlah sumber militer....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaMal Terbesar Asia di Iran Kalahkan China Jadi Nomor Satu Dunia
HiburanAsia kini menjadi rumah bagi sebagian besar pusat perbelanjaan terbesar di dunia, menggeser dominasi kawasan lain dalam persaingan pembangunan mal raksasa. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mal didefinisikan sebagai gedung atau kelompok gedung yang berisi berbagai toko yang dihubungkan oleh lorong atau jalan penghubung....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Skenario Persis Solo Bertahan: Madura United Dilarang Menang
- Donasi Orangutan Indonesia-Jepang Tembus Rp1,1 Miliar
- Kecelakaan Kereta Barang Vs Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- BMW dan Toyota Uji Masa Depan Hidrogen di Jerman-Jepang
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Menlu Sugiono Bercanda Sulit Formal dengan Menlu Singapura
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
- iCloud+ Dapatkan Fitur Hide My Email Lebih Praktis
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
- Kode Redeem ML Terbaru 12 Mei 2026 Gratis
- Prime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+
- OpenAI Hadirkan Fitur Keuangan Pribadi di ChatGPT
- Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
- Wamena Resmi Operasi, Kapasitas Internet Tembus 40 Gbps
- Spotify Luncurkan Party of the Years di Ultah ke-20
- Kode Redeem Genshin Impact 19 Mei 2026, Klaim Segera