Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Travel1 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/60f4acqa2.html
Artikel Terkait
Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
TravelToyota masih mempertimbangkan peluncuran mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia. Bansar, perwakilan Toyota, menyatakan pihaknya perlu melihat kebutuhan konsumen terlebih dahulu sebelum menghadirkan teknologi tersebut....
【Travel】
Baca SelengkapnyaSpanduk Minta Maaf dan Bendera Setengah Tiang di UGM Hilang
TravelSpanduk bertajuk SURAT PERMOHONAN MAAF terpampang di pinggir jalan, diapit oleh bendera Merah Putih yang dikibarkan setengah tiang sebagai simbol duka. Sejumlah pengguna jalan terlihat berhenti sejenak untuk membaca tulisan tersebut, lalu mengabadikannya dengan ponsel mereka....
【Travel】
Baca SelengkapnyaBatik Ciprat BRILiaN Kemodo, Disabilitas Buktikan Karya Hebat
TravelSepuluh warga disabilitas bersama mantan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tekun mengerjakan lembaran batik dengan teknik ciprat di Sheltered Workshop Peduli (SWP) Tombo Ati, kelompok binaan Desa Kemudo yang fokus pada pemberdayaan masyarakat rentan. Proses pembuatan batik dimulai dengan menyipratkan malam panas ke atas kain putih menggunakan kuas, dilanjutkan pewarnaan, hingga melalui proses finishing....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
- Massa Demo Kaltim Desak Gubernur Mundur dan Kejati
- Dishub Palembang Razia: Pecat dan Potong Gaji 1 Tahun
- Pemuda Lampung Ngaku Dibegal, Jual Motor Hindari Cicilan
- Keluarga Nikita Mirzani Bantah TPPU, Minta Keadilan
- Bocah Rohul Meninggal Diduga Dianiaya Saat Ritual Sembuh
Artikel Terbaru
Camat Seruyan Ditangkap saat Pesta Sabu dengan ASN
Deky Jonatan Diduga Minta Puluhan Juta untuk Sertijab dan Tahun Baru
Ledakan di Gereja Intan Jaya Lukai Empat Warga
Eks Perwira Polda Jateng Divonis 6 Tahun Penjara
Bendahara Desa Serang Bawa Kabur Dana Rp1 M
Waspada Cuaca Ekstrem: Jatim Hujan Sangat Lebat Besok
Tautan Sahabat
- D'MASIV Masukkan Ciledug dalam Tur Konser 5 Negara
- Virzha Berduka, Sang Ayah Wafat karena Sakit Komplikasi
- Inara Rusli Kena Sentil Wardatina Mawa soal Rekaman CCTV
- Pinkan Mambo Cerai Usai Abaikan Peringatan Anak
- Dewi Perssik Siapkan 2 Sapi, Syukur Rezeki Stabil
- Girry Pratama Curhat ke DPR Soal Film Sulit Tayang
- Ahmad Dhani Akui Ingin Cerai, Respons Anak Disorot
- Ahmad Dhani Bela Syifa Hadju soal Busana Dipersoalkan
- Inara Rusli Doakan Perfexio Jadi Anak Soleh
- Ustaz Solmed Minta Polisi Usut Pelaku Fitnah Inisial