Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif939 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/60c2aol10.html
Artikel Terkait
PBB Bongkar Rencana Israel Rampas Palestina
OtomotifPerserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merilis laporan baru yang menuduh Israel melakukan pelanggaran serius terhadap hukum internasional hingga dugaan kejahatan perang di wilayah Palestina. Dalam laporan yang dirilis Senin (18/5/2026), PBB menyatakan tindakan militer Israel “dalam banyak kasus mungkin merupakan kejahatan perang dan kejahatan kekejaman lainnya”....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaKesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
OtomotifDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
OtomotifDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
Artikel Terbaru
Oleksandr Usyk dan Rico Verhoeven Rebut Status Raja Nil
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Neymar di Ujung Tanduk, Peluang Piala Dunia 2026?
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Tautan Sahabat
- Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
- Cara Baca Hasil Nilai TKA SD SMP 24 Mei 2026
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
- 65 Soal IPAS Kelas 1 Semester 2 dan Kunci Jawaban
- Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 113
- SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
- Kemenag Buka Beasiswa Double Degree Inggris 2026
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 167 Sifat Bunyi
- Kunci Jawaban LKS Informatika Kelas 7 Halaman 7-8
- Syarat Daftar Mandiri Jalur Kemitraan UNS 2026