Lokasi: Properti >>
Pendaftaran UM-PTKIN 2026 Dibuka, Ini 6 Keunggulan Kuliah
Properti59436 Dilihat
RingkasanUM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026 bagi generasi muda Indonesia yang ingin bergabung dengan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sebagai pusat pendidikan tinggi modern yang mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama. Abdul Aziz menyatakan PTKIN hadir sebagai institusi yang mengintegrasikan ilmu, nilai, dan karakter melalui UM-PTKIN 2026 untuk membuka kesempatan luas bagi generasi muda menjadi bagian dari ekosistem akademik inklusif, inovatif, dan berdaya saing....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5ns00kovw.html
Sebelumnya: Borneo FC Tertahan 0-0 vs Persijap, Asa Juara Meredup
Berikutnya: EVOS Kalah 0-2 dari NAVI di MPL ID S17
Artikel Terkait
Rexy Mainaky Target All Malaysian Finals Malaysia Masters 2026
PropertiPelatih ganda putra Malaysia, Rexy Mainaky, berharap dua pasangan ganda putra Malaysia kembali menciptakan final sesama wakil tuan rumah sekaligus mengulang kenangan manis di Malaysia Masters 2025. Menurut Rexy, pencapaian musim lalu membuktikan bahwa ganda putra Malaysia mampu bersaing di level tertinggi, khususnya saat tampil di depan pendukung sendiri....
【Properti】
Baca SelengkapnyaHantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
PropertiHantavirus kembali menjadi perhatian global setelah terdeteksi di Kalimantan Barat dan menyebabkan satu pasien meninggal dunia pada Maret 2026. Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, mengonfirmasi temuan satu kasus virus Hanta berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim oleh Dinkes Provinsi....
【Properti】
Baca SelengkapnyaEl Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
PropertiKetua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan bahwa anak merupakan kelompok paling rentan menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang memicu suhu panas dan kekeringan berkepanjangan. Menurutnya, perubahan cuaca tersebut perlu diwaspadai karena dapat memicu berbagai gangguan kesehatan pada anak....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Artikel Terbaru
Gaji Megawati Rp1,7 M Lebih Tinggi dari Jordan Wilson
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Google-Meta Tingkatkan Kualitas Instagram di Android
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Tautan Sahabat
- Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
- Melestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
- Kemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh
- RI-Singapura-Malaysia Hidupkan Lagi Kerja Sama SIJORI
- Darmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
- DPR Desak BI Optimalkan Devisa Ekspor Demi Rupiah
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- J&T Express Rilis Laporan ESG Global 2025
- Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI