Lokasi: Gaya Hidup >>
SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Adopsi Kurikulum IB
Gaya Hidup8 Dilihat
RingkasanSekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SMA-Al-Hikmah-International-Islamic-Boarding-School-IIBS-3.jpg)
Sekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global. Jaringan IB dikenal luas memiliki standar akademik ketat, pendekatan belajar berbasis penyelidikan (inquiry-based learning), serta fokus pada kesiapan siswa menghadapi tantangan abad ke-21.
"Menjadi sekolah IB bukan sekadar mengejar pengakuan internasional. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan yang membentuk siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat, berwawasan global, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam," ujar Ahmad Fais dalam keterangannya. Ia menambahkan, langkah besar ini diharapkan membuka karpet merah bagi para siswa untuk mengakses perguruan tinggi top, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih dari itu, kurikulum IB dipercaya bakal memperkuat ekosistem belajar yang memicu kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, hingga kepedulian sosial tinggi pada diri siswa. Status IB ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam mencetak generasi pemimpin global yang berakar pada nilai keislaman.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5fjmcu4rt.html
Artikel Terkait
Kiai Ponorogo Tersangka, Dicabuli 11 Santri Laki
Gaya HidupPimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) berinisial JYD ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencabulan terhadap santri di Kabupaten Ponorogo. Polres Ponorogo menetapkan status tersangka setelah mengantongi dua alat bukti dan pengakuan korban serta pelaku....
Baca SelengkapnyaProtein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
Gaya HidupDosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), dr. Yulia Afrina Nasution, M....
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Gaya HidupOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Setengah Langit - Idgitaf Ft Dere: Kunci Gitar Bahagia
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Dewa United Gagal ke Empat Besar Usai Dikalahkan Bali United
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Artikel Terbaru
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Jorge Jesus Sebut Luka Al Nassr Bisa Diobati
Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
Tautan Sahabat
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- IDAI Ingatkan Risiko Dehidrasi Anak di Ruang AC