Lokasi: Teknologi >>
Daftar Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Jogja 2026
Teknologi6977 Dilihat
RingkasanUPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta, Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian merupakan komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus," ujar Machya Astuti Dewi. Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta.
Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh lokasi dengan metode Paper Based Test (PBT). Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5elitiesr.html
Artikel Terkait
41 Jenis Hantavirus, Virus Andes di Kapal Pesiar dan Indonesia
TeknologiHantavirus, yang termasuk dalam genus Orthohantavirus, famili Hantaviridae, dan ordo Bunyavirales, dapat menyebabkan penyakit serius dengan tingkat kematian mencapai 30 persen atau lebih. Mengutip publikasi bersama oleh The Center for Food Security & Public Health (CFSPH), Institute for International Cooperation in Animal Biologics (IICAB), Iowa State University, World Organisation for Animal Health, dan USDA yang diterbitkan pada 2018, hingga tahun 2017 terdapat 41 spesies hantavirus yang teridentifikasi....
Baca SelengkapnyaIran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
TeknologiMenteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam pidatonya pada Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS di India, Kamis (14/5/2026), mengecam Washington dan Tel Aviv atas apa yang disebutnya sebagai "agresi brutal dan ilegal" terhadap Iran. Araghchi menegaskan bahwa Iran tidak dapat dipatahkan dan justru menjadi lebih kuat serta lebih bersatu ketika berada di bawah tekanan....
Baca SelengkapnyaXi Jinping Buka Peluang Bisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah
TeknologiDalam pertemuan bilateral yang berlangsung lebih dari dua jam, Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump berusaha menampilkan hubungan yang lebih hangat di tengah berbagai isu sensitif yang membayangi Beijing dan Washington. Xi Jinping menyampaikan bahwa hubungan China dan Amerika Serikat seharusnya dibangun atas dasar kemitraan, bukan permusuhan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
- Xi Jinping Buka Peluang Bisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah
- Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
- Kode Redeem Fish It Roblox 19 Mei 2026 Klaim Hadiah
- Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
Artikel Terbaru
PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19
Drone Hizbullah Hambat 70 Persen Serangan Israel di Lebanon
Kereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
Pasangan Jepang Sekap Putri Disabilitas, Korban Malnutrisi
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
Tautan Sahabat
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
- Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
- TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia-Papua Nugini
- Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
- ParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi
- IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600
- SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta Perkuat Daya Saing RI
- Purbaya: Harga Minyak Sulit Turun, Pemerintah Beri Insentif EV
- Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera