Lokasi: Gaya Hidup >>
Jadwal SPMB Tangsel 2026 TK SD SMP Mulai Akhir Mei
Gaya Hidup456 Dilihat
RingkasanPendaftaran seleksi pertama untuk jenjang TK dibuka pada 25-26 Mei 2026, dilanjutkan tingkat SD pada 8-19 Juni 2026. Informasi ini dikutip dari unggahan akun Instagram resmi @dikbudtangsel yang merilis jadwal lengkap SPMB TK, SD, dan SMP Negeri Tangsel 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PERUNDUNGAN-DI-SEKOLAH-Suasana-SMPN-19-Kota-Tangerang-Selatan.jpg)
Pendaftaran seleksi pertama untuk jenjang TK dibuka pada 25-26 Mei 2026, dilanjutkan tingkat SD pada 8-19 Juni 2026. Informasi ini dikutip dari unggahan akun Instagram resmi @dikbudtangsel yang merilis jadwal lengkap SPMB TK, SD, dan SMP Negeri Tangsel 2026. Calon peserta didik dan orang tua dapat mengakses persyaratan serta mekanisme pendaftaran melalui website resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel.
Jadwal SPMB ini mencakup seluruh jenjang pendidikan negeri di Kota Tangerang Selatan pada tahun ajaran 2026. Proses pendaftaran untuk jenjang SMP Negeri juga telah diatur dalam kalender yang sama, meskipun rincian tanggal spesifiknya belum dirilis dalam unggahan tersebut. Pemerintah daerah melalui Dikbud Tangsel mengimbau masyarakat untuk memantau terus informasi terbaru melalui kanal resmi guna menghindari kesalahan data.
Seluruh tahapan seleksi akan dilakukan secara online dengan sistem yang terintegrasi. Website resmi Dikbud Tangsel menjadi satu-satunya sumber valid untuk mengunduh formulir, syarat dokumen, dan jadwal verifikasi. Orang tua diharapkan segera menyiapkan berkas seperti akta kelahiran, Kartu Keluarga, dan NISN untuk kelancaran proses pendaftaran anak.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5efn3comw.html
Sebelumnya: Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
Berikutnya: Persib vs Persijap: Adam Alis Pastikan Target Kemenangan
Artikel Terkait
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
Gaya HidupBYD Motor Indonesia tengah merampungkan tahap akhir pembangunan fasilitas produksi kendaraan listrik yang diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 150. 000 unit per tahun....
Baca SelengkapnyaKomisi V Minta Menhub Dudy Jujur soal Kecelakaan Kereta
Gaya HidupDPR meminta pemerintah dan seluruh pihak terkait membuka penyebab sebenarnya kecelakaan Kereta Api Agro Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Bekasi Timur, 27 April 2026 lalu. Ketua Komisi V DPR Lasarus menyampaikan hal itu dalam rapat kerja bersama Menteri Perhubungan....
Baca SelengkapnyaIHSG Anjlok 2 Persen ke Level 5.969
Gaya HidupIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pada pukul 09. 02 WIB, sudah terjun 2,05 persen atau 125,25 poin ke level 5....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
- Komisi V Minta Menhub Dudy Jujur soal Kecelakaan Kereta
- Lesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
- Pemerintah Kumpulkan Raksasa Sawit-Nikel Bahas Danantara
- Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
- DPR Soroti Fokus Ketahanan Pangan dan Energi Nasional
Artikel Terbaru
Raul dan Matarazzo Jadi Opsi Jika Mourinho Batal ke Madrid
Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
Medela Potentia Bagikan Dividen Rp176 Miliar di RUPST
Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
Pertamina Patra Niaga Siap Pasok Energi untuk KKKS
Tautan Sahabat
- Mahasiswi PhD Tewas Dibius dan Diperas Video Tak Senonoh
- Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
- Menlu RI Serukan Reformasi Sistem Global di Forum BRICS
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?
- Indonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
- Analis Sebut Iran Akan Serang UEA, Timur Tengah Panas
- Dubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
- Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
- Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu