Lokasi: Hiburan >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Hiburan16394 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/50wp28dmn.html
Artikel Terkait
5 Spot Jogging Sore dan Kuliner Malam Hits di Solo
HiburanSafari Vibes menghadirkan pengalaman olahraga ringan dan nongkrong malam setiap Senin hingga Jumat pukul 16. 30–20....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaDurasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
HiburanPertanyaan tentang durasi pemantauan medis bagi mereka yang terpapar penyakit sering muncul di masyarakat. Hantavirus umumnya menular melalui kontak dengan urine, feses, atau air liur hewan pengerat seperti tikus....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaFluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
HiburanPada pria, gangguan perkembangan saraf ini biasanya didiagnosis sejak masa kanak-kanak, tetapi pada wanita sering kali jauh lebih terlambat atau bahkan tidak terdiagnosis sama sekali. Salah satu alasannya adalah karena wanita lebih sering mengalami gejala kurang perhatian (inattentive), yang lebih sulit dikenali dibandingkan gejala hiperaktif....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- Mourinho Incar Reuni dengan Dalot di Real Madrid
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
Artikel Terbaru
Pembakaran Ponpes Lampung Dipicu Kembalinya Pimpinan Asusila
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
10 Pendulang Tewas di Papua, Diduga Dibunuh KKB
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Tautan Sahabat
- BPJS Kesehatan Perketat Klaim RS, Kejar Efisiensi Rp 1 Triliun
- Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Merasa Gagal
- Fatih Unru Ragu Akting Usai Sang Ayah Meninggal
- Elang Gibran Gabung Elemen Gonjiam di 402 Rumah Sakit Angker
- Aldi Taher Minta Maaf Pada Dewi Perssik Usai Singgung Anak
- Inul Daratista Murka Dituding Oplas Hidung
- Maia Estianty Haru Alyssa Daguise Melahirkan Normal
- Gideon Tengker Bantah Damai, Ngaku Diblokir Nagita
- Ibu Bastian Steel Menangis, Sitha Marino Ingin Tinggal Berdua
- Bastian Steel Targetkan Nikahi Sitha Marino Tahun Depan