Lokasi: Teknologi >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Teknologi6 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4mjrtf298.html
Artikel Terkait
Persis Solo Selamat dari Degradasi Berkat Regulasi Liga 1
TeknologiPersis Solo masih berpeluang lolos dari degradasi Liga 1 meski saat ini berada di peringkat ke-16 dengan 28 poin dari 32 pertandingan. Regulasi dari Liga 1 memberikan angin segar bagi tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut....
Baca SelengkapnyaWabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
TeknologiOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status darurat global pada Minggu (17/5/2026) setelah lonjakan kasus akibat strain virus langka, yaitu virus Bundibugyo. Virus mematikan ini telah merenggut sedikitnya 88 nyawa dan menyebabkan lebih dari 300 kasus suspek di wilayah Pasalnya, wabah kali ini bukan disebabkan oleh strain biasa....
Baca SelengkapnyaPengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
TeknologiEmpat orang lainnya dijatuhi hukuman penjara antara dua hingga 10 tahun, kata kementerian dalam sebuah pernyataan. Kementerian menyebut para terdakwa terbukti membentuk kelompok bersenjata yang memberikan dukungan kepada koalisi pimpinan Arab Saudi antara 2015 hingga 2023....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pemalsuan Tes DNA Saga, Pengacara Desak Investigasi Independen
- Persediaan Senjata AS Menipis, Pentagon Minta Rp24 Kuadriliun
- Jepang Selidiki Warganya Terkait Prostitusi Anak di Indonesia
- IRGC Iran Bocorkan Serangan ke AS Pakai Satelit China
- VAR Digunakan di 273 Laga Liga 2 Championship 2025/26
- Elite Bisnis AS Ikut Trump Temui Xi Jinping
Artikel Terbaru
Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
Iran-China Perkuat Koordinasi Politik di Tengah Dinamika AS
Omar Daniel Bangga Jadi Tulang Punggung Keluarga
Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
AS Desak Iran Penuhi 5 Tuntutan Baru, Uranium Jadi Taruhan
Trump Minta Bantuan Xi Jinping Tekan Iran.
Tautan Sahabat
- LPSK Setuju Laporan Erin Eks Andre Taulany ke ART Tak Diproses
- Dewi Perssik Siapkan 2 Sapi, Syukur Rezeki Stabil
- Onad Akui Trauma Usai Rehab, Butuh Bantuan Psikolog
- Ahmad Dhani Bela Syifa Hadju soal Busana Dipersoalkan
- Calvin Dores Jual Mata Rp350 Juta, Sosok Peminat Disorot
- Kolaborasi Band Rock dan Heri Santoso Bangkitkan Musik Daerah
- Amanda Manopo Hentikan Syuting, Kenny Austin Siaga Jadi Suami
- Ashanty dan Anang Berangkat Haji di HUT ke-15 Nikah
- Ammar Zoni Kembali ke Nusakambangan, Aditya Zoni Bicara Asmara
- Menggambar Bahasa Emosi Anak, Orang Tua Jangan Menghakimi